klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bocah Tewas Tersambar Petir di Stadion Bojonegoro Saat Bermain Bola, Ternyata Polres Belum Menerima Surat Izin Pertandingan dari Panitia

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Tangkapan layar detik-detik anak di Bojonegoro dievakuasi usai tersambar petir saat bermain bola (Ist)
Tangkapan layar detik-detik anak di Bojonegoro dievakuasi usai tersambar petir saat bermain bola (Ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Buntut meninggalnya Tegar Dwi Prasetyo (13) akibat tersambar petir saat bermain sepak bola di lapangan Stadion Letjend H Soedirman Bojonegoro pada Jum'at (3/11/2023) lalu menjadi perhatian khusunya pelaksanaan pertandingan. Dimana dalam laga piala Soeratin U-13 ternyata panitia pelaksana (Panpel) belum ada izin dari pihak kepolisian setempat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Bojonegoro Iptu Supriyanto.

"Sampai dengan saat ini Polres Bojonegoro belum menerima surat permohonan ijin dari pihak panitia penyelenggara," ujarnya kepada klikjatim.com Selasa (7/11/2023).

Baca juga: Bocah 13 Tahun di Bojonegoro Meninggal Usai Tersambar Petir Saat Bermain Sepak Bola
Ditanya terkait apakah pihak kepolisian akan memanggil Panpel, kasi Humas masih belum menjawab. Namun dari informasi yang didapat, Polres Bojonegoro akan memanggil pihak panitia pelaksana terkait kejadian yang mengakibatkan meninggal dunia saat pertandingan di stadion Bojonegoro.

Sementara itu, panitia pelaksana piala Soeratin sekaligus pengurus Askap PSSI Bojonegoro Gatut Amansari saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum bisa memberikan keterangan atau belum dijawab.

Secara terpisah, Candra Prasetya selaku ayah korban saat diwawancarai menyatakan jika tim medis dan mobil ambulan tidak ada sejak menit pertama pertandingan berlangsung hingga detik-detik sang anak tersambar petir.

"Informasi itu (tim medis dan ambulan) tidak ada, saat itu saya juga berada di pinggir lapangan menyaksikan laga," ungkapnya.

Perlu diketahui, Tegar Dwi Prasetiya tersambar petir saat bermain sepak bola membela klubnya, IM melawan SSB Satria Mandiri dari Kecamatan Purwosari di Piala Soeratin U - 13 pada Jum’at 3 Nopember 2023, di Stadion Letjen Soedirman. Pelajar SMPN 5 Bojonegoro ini sempat mendapat perawatan intensif selama tiga hari di rumah sakit, sebelum akhirnya meninggal dunia pada Minggu (6/11/2023). (qom)

Editor :