KLIKJATIM.Com | Gresik — PT Smelting bersama Taman Safari Indonesia mengkampanyekan perlindungan satwa liar yang langka dan dilindungi di Taman Bugkul Surabaya, Minggu (16/07/2023).
Dalam kesempatan car free day tersebut, ribuan warga kota Surabaya yang memadati area Taman Bungkul antusias menyimak dan mengikuti kegiatan yang diselenggarakan.
Diawali dengan senam bersama, mewarnai gambar satwa, mengisi teka-teki silang, hingga tanda tangan dukungan konservasi satwa langka dilindungi.
Bulan hanya anak-anak, orang dewasa pun turut ikut mewarnai dan mengisi teka-teki silang bertema satwa liar tersebut.
Sapto Hadi Prayetno, Senior Section Manager General Affairs PT Smelting menyampaikan, dalam kegiatan ini, Smelting nengenalkan satwa liar dilindungi yang kini dikembangbiakkan oleh Smelting dan Taman Safari.
"Kami kenalkan Komodo dan Elang Jawa, keduanya adalah satwa endemik Indonesia yang langka dan dilindungi. Kami lakukan konservasi kepada dua satwa tersebut, dan mengajak warga Surabaya bersama-sama mengkampanyekan perlindungan satwa tersebut," ucap Sapto.
Meski Kota Surabaya jauh dari habitat hewan-hewan langka tersebut, namun dimanapun dan kapanpun, wacana perlindungan terhadap satwa harus disuarakan.
Baca juga: Lagi, Ada Lowongan di PT Smelting, Warga Gresik Buruan LamarKarena semua orang harus terlibat dalam perlindungan dan pengawasan satwa-satwa ini.
"Sekarang era medsos yang sangat mudah untuk mengunggah konten, nah dari situ bisa dikampanyekan oleh anak-anak muda mengenai perlindungan satwa ini. Misalkan juga ada teman atau tetangga yang memelihara satwa liar dilindungi, tentu bisa diingatkan," jelas Sapto.
Salah satu peserta anak-anak, putri ananda yang ikut mewarnai gambar komodo dan elang jawa menyebut, dia cukup tahu tentang Komodo, namun tidak dengan elang jawa.
"Kalau Elang jawa baru tahu ini, sebab di sekolah tahunya ya elang, nggak tahu kalau ada elang asli jawa," tutur Putri didampingi ibunya.
Nah, memang, PT Smelting selama ini getol melakukan konservasi elang jawa dan pembiakan komodo. Sejak beberapa tahun lalu, proyek pengembangbiakan elang jawa dan komodo dilakukan dengan Taman Safari Indonesia, bahkan anakan elang jawa hasil konservasi itu telah dilepasliarkan. Sementara, dalam waktu dekat, komodo juga akan dilepasliarkan ke habitatnya di NTT. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar