klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sejumlah Venue di Kabupaten Gresik disiapkan Untuk Menyambut Tamu Haul Habib Abu Bakar Assegaf

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Salah satu venue yang dikelola Dinas Pariwisata Gresik dibersihkan untuk menyambut tamu haul Habib Abu Bakar Assegaf (Dok)
Salah satu venue yang dikelola Dinas Pariwisata Gresik dibersihkan untuk menyambut tamu haul Habib Abu Bakar Assegaf (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak menyambut tamu-tamu yang akan menghadiri haul Ulama' besar asal Gresik, Habib Abu Bakar Assegaf.

Sejumlah venue disiapkan Pemkab Gresik untuk memfasilitasi akomodasi tamu yang datang dari penjuru Indonesia, bahkan dari mancanegara.

Seperti yang dilakukan Dinas Pariwisata (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, sejumlah aset Pemkab dalam naungan dinas tersebut disiapkan untuk menyambut tamu, salah satu diantaranya bahkan disiapkan untuk penginapan.

Kepala UPT Destinasi Wisata Terpadu Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudan dan Olahraga, Sudarmanto menuturkan sejumlah venue yang disiapkan antara lain Stadion Gelora Joko Samudro atau Gejos, Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) dan GNI.

"Untuk WEP kami siapkan sebagai tempat bermalam para tamu, akan digelar karpet dan kamar mandi kami siapkan," ujar Sudarmanto.

Baca juga: Jadi Member Hotel Santika Gresik Banyak Untungnya, Jangan Lewatkan
Sedangkan Gejos, Terminal Lumpur disiapkan untuk kantong parkir, sementara GNI hanya untuk parkir khusus.

"Kami berusaha semaksimal mungkin Agara para tamu yang ikut haul bisa nyaman," imbuh Darmanto.

Memang, jumlah tamu yang datang ke Gresik untuk ikut haul Habib Abu Bakar Assegaf pada 5-6 Juli besok cukup besar. Bahkan hotel-hotel di Gresik penuh semua.

Sales Manager Hotel Santika Gresik Atmaji Darmawan mengaku, permintaan kamar Hotelnya penuh, bahkan terpaksa harus menolak tamu yang akan menginap.

"Karena ya menyesuaikan kapasitas kamar kami. Tamu-tamu kami datang dari berbagai penjuru Indonesia, dan beberapa negara tetangga Indonesia, seperti Malasyia," tutur dia. (qom)

Editor :