KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Puluhan pedagang yang berjualan di kantin sekolah berkumpul di kantor Koordinator Wilayah (korwil) Dinas Pendidikan Bojonegoro Kota. Mereka dikumpulkan untuk mengambil bantuan sembako dari Pemkab Bojonegoro. Namun, hingga lima jam lamanya bantuan sembako yang dijanjikan tak kunjung datang.
Pantauan klikjatim puluhan pedagang itu berkumpul sejak pukul 08.00 WIB. Namun, hingga pukul 13.00 WIB bantuan sembako juga belum ada di kantor Korwil Dinas Pendidikan Bojonegoro Kota.
[irp]
"Saya sudah menunggu lama mas, tadi jam 08.00 WIB saya sudah di sini," kata Yani, pedagang di kantin SDN Kauman, saat dilokasi, Kamis (2/4/2020).
Yani bersama pedagang lainnya dijanjikan akan diberikan bantuan berupa sembako. Namun, para pedagang belum mengetahui item sembako apa saja yang akan mereka terima.
“ini teman-teman juga sudah menunggu lama sejak tadi pagi,” tambahnya.
Kordinator Wilayah Pendidikan TK dan SD Bojonegoro, Sucipto mengatakan, pihaknya disuruh mengumpulkan pedagang untuk diberikan bantuan, akan tetapi sekarang belum datang juga. Menurutnya, ada 297 sekolah terdiri dari Kemenang dan Diknas dibagi Kemenag ada 74, dan Diknas 223.
[irp]
"Untuk pembagianya Diknas, TK 24, SD 71, SMP Swasta 55, SMPN 30, SMAN 17, SMK Swasta 13 dan Smkn 13," kata Sucipto.
Sucipto sendiri mengaku kasihan dengan para pedagang yang sudah menunggu dari pagi. Dia hanya bisa meminta para pedagang agar bersabar menunggu bantaun dating.
"Sekarang saya usahakan kordinasi dengan pihak yang akan membantu, untuk pedangan dimohon untuk bersabar," imbuhnya.
Informasi yang dihimpun, di Kabupaten Bojonegoro ada sebanyak 5.520 pedagang di kantin sekolah yang dijanjikan akan diberikan bantuan oleh Pemkab Bojonegoro. Bantuan itu diberikan kepada pedagang lantaran tidak bisa berjualan di sekolah di tengah menyebarnya virus corona atau covid-19. (af/bro)
Editor : M Nur Afifullah