KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan 526 pendonor darah. Penghargaan itu diberikan lantaran mereka secara sukarela mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali.
"Ada yang 89 kali, ada yang 93 kali berarti sebentar lagi mereka sudah bisa mendapatkan lencana yang biasanya disematkan langsung oleh pak presiden kalau sudah 100 kali mendonorkan darah secara sukarela," kata Gubernur Khofifah.
Ia juga mengatakan bahwa, sesungguhnya para pendonor tersebut paling pancasilais, mereka tidak pernah bertanya darahnya akan ditransfusikan ke siapa, suku apa. Menurutnya ada keikhlasan luar biasa yang dimiliki pendonor darah.
"Jadi kita mungkin dalam hal berbangsa bernegara, moderasi dan toleransi kita patut mencontoh keikhlasan pendonor darah suka rela, dan Jatim selalu tertinggi pendonor darah sukarela," jelasnya.
Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo mengatakan, pemberian penghargaan ini sudah ada setiap tahun rutin. Untuk yang 50 kali diberikan oleh Bupati atau Wali Kota di masing-masing daerah dengan total sebanyak 1570 pendonor sukarela di seluruh Jawa Timur
"Untuk yang 75 kali, Ibu Gubernur yang memberikan. Di tanda tangani oleh pak Jusuf Kalla dan yang menyerahkan gubernur totalnya 526 orang, karena keterbatasan tadi dihadirkan 200 orang," ungkapnya.
Ia mengharapkan semua pendonor darah bisa seperti ini, karena pendonor darah sukarela tersebut tiap dua bulan menyerahkan darahnya tanpa harus diumumkan.
"Kebutuhan darah akhirnya banyak dipenuhi oleh mereka, kalau ini jumlahnya banyak sekitar 150 ribu orang cukup untuk memenuhi kebutuhan Jatim yang jumlahnya 700 ribu kantong per tahun," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, jumlah pendonor di Jatim terus meningkat tiap tahunnya. Namun belum termasuk pendonor darah yang sukarela.
"Dan jumlah pendonor darah sukarela sebanyak 100 kali jawa timur lebih tinggi dari pada daerah lainnya. Kalau seluruh indonesia biasanya dikasih Presiden 700, itu separuhnya dari Jawa Timur dan itulah hebatnya jawa timur," pungkasnya.(fat)
Editor : Redaksi