klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dalam Hitungan Menit, Angin Kencang Memorak-porandakan Dua Desa di Kecamatan Duduksampeyan Gresik

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Pangkalan Ojek yang roboh diterjang angin kencang di Desa Tumapel Kecamatan Duduksampeyan, Gresik (Dok)
Pangkalan Ojek yang roboh diterjang angin kencang di Desa Tumapel Kecamatan Duduksampeyan, Gresik (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Angin kencang disertai hujan pada Selasa sore (29/11/2022) memorak-porandakan dua Desa di Kecamatan Duduksampeyan Gresik.

Dua Desa tersebut yaitu Desa Tumapel dan dan Pandanan.

Baca juga: Angin Kencang Rusak19 Rumah di Kecamatan kemlagi dan Trowulan Mojokerto

Kejadian angin kencang disertai hujan di Jalan Raya Duduksampeyan ruas Desa Tumapel sendiri berlangsung pada pukul 15.30 WIB, angin ribut itu menerjang rumah dan parkiran pangkalan ojek setempat.

Kepala Desa (Kades) Tumapel Ziadatul Akmal menyampaikan, akibat kejadian itu ada tiga korban harus dilarikan ke Rumah sakit RSUD Ibnu Sina.

Mereka adalah karniti (47) Warga Desa Tumapel yang mengalami patah tulang kaki kanan, Ajiz warga desa tumapel mengalami infeksi pada kaki.

Kemudian Sucipto (50) Warga Dusun Brak Pancur Desa Pandan Pancur Kecamatan Deket, Lamongan yang menderita patah kaki kanan dan kiri tidak bisa digerakan dan disertai nyeri pada punggung tidak bisa duduk.

"Enam kendaraan di pangkalan ojek juga tertimpa bangunan pangkalan ojek yang ambruk dan rata dengan tanah. Korban langsung kami bawa ke UPT Puskesmas Duduksampeyan, kemudian dirujuk ke RSUD Ibnu Sina," terang Kades Tumapel.

Ziadatul Akmal menambahkan, peristiwa tersebut hanya berlangsung beberapa menit. Tepatnya tak sampai 20 menit, namun dampaknya cukup besar sehingga menimbulkan korban luka. Bahkan Gapura Desa Tumapel pun roboh.

"Kami prihatin pada warga yang jadi korban, tapi tetap bersyukur karena tidak sampai ada korban jiwa," imbuhnya.

Pada tempat yang lain, yakni Desa Pandanan Kecamatan Duduksampeyan, angin kencang juga merusak 10 rumah dan fasilitas umum lembaga pendidikan.

Baca juga: Angin Puting Beliung Porak-porandakan 28 Rumah Warga Kedungrukem Benjeng

Kepala Desa Pandanan, Suryadi mengatakan bila beberapa bangunan rumah bahkan sampai roboh.

"Sedangkan rumah yang lain atapnya rusak, gentengnya berjatuhan," kata dia.

BPBD Kabupaten Gresik melaporkan, peristiwa angin kencang di Kecamatan Duduksampeyan itu juga menyebabkan pohon tumbang, totalnya ada lima pohon. (yud)

Editor :