KLIKJATIM.Com | Gresik — Kelompok Suporter Klub Sepak Bola Gresik United, Ultras Gresik akan menggelar pesta ulang tahun atau anniversary yang ke-23 di Wahana Expresi Poesponegoro, Sabtu (05/11/2022).
Gelaran tersebut rencananya akan dihadiri 1.000 orang suporter, dan dalam jadwal kegiatan itu ada juga panggung musik yang menampilkan beberapa grup musik.
Mulanya panitia penyelenggara akan menggelar pesta itu mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.
Tetapi saat mengajukan izin keramaian kepada pihak kepolisian, polisi menyarankan agar kegiatan tersebut dilaksanakan siang hari, dan tak lebih dari pukul 18.00 WIB.
Dan ternyata arahan tersebut dituruti panitia pelaksana Ultras Gresik. Panitia pelaksana tidak mokong dan berbelit-belit dalam merubah jam kegiatan.
Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono mengapresiasi kesediaan panitia merubah jam kegiatan menjadi pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB.
"Kami apresiasi panitianya yang telah kooperatif dan mengikuti himbauan yang kami berikan tanpa ada sanggahan. Untuk itu kami respek. Ini harus dicontoh anak-anak muda yang kreatif," ujar dia.
Nurdianto mengatakan, kebijakan yang diterapkan Polres sama kepada semua pihak di Kota Pudak yang mengajukan izin keramaian, terutama untuk konser musik.
Dijelaskan, rekomendasi yang diberikan oleh Satintelkam Polres tentu telah dikaji dengan matang. Mulai dari faktor resiko hingga kerawanan yang mungkin terjadi dalam sebuah penyelenggaraan acara besar.
"Kami tentu tak ingin kejadian seperti di Malang terjadi di Gresik, atau kejadian konser lain di malam hari yang ricuh sehingga terpaksa dihentikan," ujarnya.
Sementara itu, Sekjend Ultras Gresik Abdul Wahab membenarkan mengenai perubahan jam acara tersebut.
Dia menyampaikan, setelah menimbang manfaat dan potensi mudaratnya, maka pengurus Ultras dan panitia pelaksana sepakat merubah jam acara tersebut.
Wahab menekankan, pihak Ultras akan selalu mendukung langkah polisi untuk memelihara Kamtibmas di Gresik.
"Memang setelah kami timbang manfaat dan mudaratnya Maka kami bersepakat untuk merubah acara kami," ungkap Wahab.
Baca juga: Kenalkan Pemain Anyar Gresik United, Gus Yani Targetkan Naik Kasta Liga 1
Diketahui, dalam beberapa hari terakhir publik Kabupaten Gresik disuguhi berita tentang rencana konser di salah satu tempat wisata desa yang tidak dapat izin keramaian malam hari oleh polisi.
Nah panitia konser tersebut bersikukuh menggelar acara konser lebih dari jam 18.00 WIB. Hal ini berbeda dengan sikap Ultras Gresik, mereka dengan cepat merespon arahan polisi. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar