klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

ODP di Bojonegoro Bertambah, Pemkab Siapkan Gedung Isolasi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Jumlah orang dalam pantauan (ODP) coronavirus disease (covid-19) di Kabupaten Bojonegoro kembali bertambah. Hingga Senin (30/3/2020) per pukul 15.00 WIB masih terdapat penambahan jumlah di beberapa wilayah antara lain Kecamatan Bojonegoro, Dander, Ngraho dan Kedungadem.

[irp]

Selain itu juga terdapat ODP yang telah selesai dalam pemantauan sebanyak 10 orang di Balen, Gayam, Kalitidu, Sumberejo, Kedewan dan Purwosari. Secara Kumulatif ODP dan PDP di Bojonegoro ada 69.

[irp]

Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin mengatakan, Saat ini Pemkab Bojonegoro tengah menyiapkan rumah sakit sementara untuk menangani pasien corona yang akan menempati Gedung Pusdiklat di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

"Untuk tahap saat ini sedang dipersiapkan peralatan kesehatan, tempat tidur dan kebutuhan pendukung medis lainnya," ujar Masirin.

Menurutnya, Ada 50 ruang observasi dan 50 ruang isolasi yang disiapkan. Diharapkan dengan fasilitas tersebut akan mendukung RSUD Sosodoro Djatikoesoemo yang telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penderita corona di Kabupaten Bojonegoro.

Masirin berharap, agar warga tetap waspada dan selalu jaga diri, jaga kesehatan, selalu cuci tangan dengan sabun dan menghindari interaksi.

Sementara itu, seorang pasien dalam pengawasan (PDP) coronavirus disease (covid-19) di Kabupaten Bojonegoro yang Sabtu (28/3/2020) kemarin meninggal dunia masih belum jelas statusnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Wheny Dyah. Dia mengaku belum menerima hasil laboratorium dari PDP yang bersangkutan.

"Kemarei Sabtu sudah saya kirim, kemungkinan besok Jum'at atau Sabtu baru bisa tahu," terang Wheny Dyah Senin (30/3/2020).

Menurutnya, untuk mengetahui hasil laboratorium butuh aaktu satu minggu. Tes laboratorium sendiri dikirim ke Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya.

"Nanti kalau sudah keluar akan saya beritahu untuk hasil labnya," pungkasnya. (af/bro)

Editor :