KLIKJATIM.Com | Gresik — Sambungan jaringan gas (Jargas) rumah tangga di enam desa dalam wilayah kecamatan cerme kini sudah tersambung 90 persen.
Proyek Perusahaan Gas Negara (PGN) itu akan mengaliri 4.000 rumah tangga di enam desa daerah Cerme.
Menurut Camat Cerme Umar Hasyim, program jaringan gas ini merupakan yang pertama di Gresik.
"Salah satunya, di kecamatan lain belum ada untuk jaringan gas. Disini sudah didahului 6 Desa 4.000 (rumah tangga)" katanya.
Direktur Utama BUMD PT Gresik Migas, Habibullah menuturkan, pemasangan program jaringan gas tahun ini sudah berjalan 90�n akan ditambah lagi pemasangan jaringan gas sebanyak 1.000 rumah tangga di tahun ini.
Ia juga menjamin kalau pemasangan jaringan gas tidak akan dipungut biaya alias gratis.
"Maka dari itu Pak Bupati pada tahun 2021, memerintahkan kepada Kami untuk memberikan jaringan gas, dengan catatan 1, gratis tidak ada biaya apapun untuk pemasangannya," urainya.
Selain itu, bantuan kompor gas yang kompatibel dengan sambungan jargas juga sudah siap diberikan kepada penerima manfaat.
"Insya Allah pada tahun ini juga akan ditambah 1.000 saluran rumah tangga" tambah Habib.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, program jaringan gas beserta distribusi kompornya ini merupakan amanat yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk memberikan manfaat pada warga sekitar.
"Pak Habibullah ini yang menjabat sebagai dirut migas, yang mana ditugaskan oleh pemerintah harus bisa memberikan manfaat, dalam hal ini memberikan kontribusi bahwasanya pelayanan jaringan gas dan kompornya yang mana bekerjasama dengan kementerian ESDM," ujar Yani dalam kegiatan sedekah bumi di Dusun Cagak, Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme, Minggu (31/07/2022).
Ia juga tegaskan lagi pemasangan jargas ini gratis dan siap digunakan di bulan agustus mendatang.
"Kompor sudah dibagi, sambungan sudah dipasang, insyaallah bulan Agustus ini sudah nyala" tuturnya.
Menurutnya jargas ini akan lebih efisien dan murah dari segi harga dan yang lain. Sehingga Gus Yani menghimbau agar masyarakat berfikir kedepan bagaimana cara menggunakan jargas secara maksimal. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar