KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Akibat pelebaran jalan Bojonegoro - Babat tepatnya dari Balen hingga Baureno memakan ribuan pohon yang harus di tebang. Untuk itu pelaksana pekerja pelebaran jalan harus menganti pohon tersebut dengan pohon penganti atau baru.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau (RTJ) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro. "Untuk pemotongan pohon di jalan yang dipergunakan pelebaran jalan itu dari pelaksanaan yaitu dari PT Surya Mataram Sakti," kata Muhayanah Kabid persampahan dan RTJ kepada klikjatim.com
Ia mengatakan, meskipun pemotongan sebenarnya dari pihak DLH, tapi pihak pelaksana dan DLH sudah sepakat bahwa yang memotong itu dari pelaksana dan nanti juga akan menganti pohon dengan yang baru.
Menurutnya, sepanjang jalan yang dipotong itu kira-kira ada 1.253 pohon seperti pohon Trembesi, Mauni, Amsana, Asem, Mangga dan lainnya, kemudian ada juga 1.559 bunga bugenfil juga akan di tebang. "Itu perkiraan awal kita, karena tidak semua pohon ditebang. Hanya, pohon penghalang proyek pelebaran jalan, kalau jauh tidak perlu dipotong. Nanti setelah selesai akan kita hitung lagi," imbuhnya.
Dikatakan, untuk 1 pohon yang akan ditebang, nantinya pelaksana akan menganti 1 pohonya dengan 15 pohon yang baru. Jadi nanti kalau sudah selesai semua akan dihitung dan dikalikan 1 pohonya 15 pohon penganti.
Sementara itu, Ilman selaku pelaksana jalan nasional dari Surya Mataram Sakti mengaku siap untuk menganti pohon dengan yang baru. "Dari kita sudah komitmen dan kita akan menganti pohon tersebut sesuai aturan yang ada," katanya Jum'at (29/7/2022).
Ia menambahkan, untuk jumlah pohon yang di tebang masih belum tau ada berapa, akan tetapi dari pihak pelaksana siap dan akan mengikuti aturan yang ada demi pekerjaan pelebaran jalan berjalan dengan lancar.
"Diperkiraan Desember akan selesai semua begitu juga saat penanaman pohon baru, intinya kita siap agar pekerjaan pelebaran jalan berjalan dengan lancar," pungkasnya.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah