KLIKJATIM.Com | Surabaya - Tingginya curah hujan dan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) terhadap komoditas cabai menyebabkan harga cabai di sejumlah kabupaten/kota di Jatim semakin pedas.
Kendati demikian, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tetap optimis sebelum Hari Raya Idul Adha 1443 H, harga cabai di Jatim sudah kembali stabil.
Diketahui, secara umum kontribusi hortikultura strategis Jatim terhadap nasional untuk komoditas cabai besar senilai 9,4 persen. Sedangkan cabai rawit sebesar 41,8 persen.
"Apalagi, potensi luas tanam komoditi cabai besar di Jawa Timur pada tahun 2021 mencapai 15.398 hektare dengan produksi mencapai 127.429 ton," kata Khofifah, Selasa (7/6/2022).
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo menjelaskan, perkembangan komoditas cabai rawit pada Januari–Maret tahun 2022 yaitu luas tanam mencapai 14.562 hektar dengan hasil panen mencapai 164.806 ton dan konsumsi sebesar 218.273 ton/kapita/tahun.
Dengan begitu, produksi cabai rawit masih surplus 146.533 ton. Dilanjutkan April sebesar 63 persen dan prognosa pada Mei menunjukkan bahwa luas tanam cabai rawit yaitu sebesar 6.274 ha dengan sasaran produksi sebesar 104.007 ton sehingga diperkirakan mendapatkan surplus sebesar 91.825 ton.
"Kebutuhan cabai rawit untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kurang lebih sebesar 85-90 persen dan kebutuhan industri sebesar 10-15 persen dari total produksi. Secara umum masih terpenuhi," jelasnya.
Sebagai informasi, harga cabai di Jatim mengalami kenaikan. Harga rata-rata Jatim untuk komoditas cabai rawit merah per 7 Juni 2022 sebesar Rp 84.823 meningkat Rp 59.983 dibandingkan harga 10 Mei 2022 yakni sebesar Rp 24.840.
Sedangkan untuk komoditas cabai merah besar per 7 Juni 2022 sebesar Rp 62.144 meningkat Rp 27.346 dibandingkan harga 10 Mei 2022 sebesar Rp 34.798. (yud)
Editor : Redaksi
Begal Ojol InDrive di Gresik Akhirnya Dibekuk Polsek Menganti
Gerak cepat jajaran Reskrim Polsek Menganti membuahkan hasil. Kurang dari 24 jam setelah aksi pencurian kekerasan (curas) seorang driver ojek online ojol…
BNN Jatim Ajak Ulama dan Kiai di Sampang Melawan Narkoba
KLIKJATIM.Com | Sampang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan deklarasi perang melawan narkoba dan silaturahmi Pencegahan…
Momentum HJL ke-457, Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka
KLIKJATIM.Com | Lamongan - Pameran Pendidikan Kabupaten Lamongan Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, pada…
Polres Sampang Dalami Kasus Video Syur di Omben Sampang
KLIKJATIM.Com | Sampang - Kepolisian Resor (Polres) Sampang menegaskan bahwa penanganan kasus dugaan tindak pidana pornografi dan kekerasan seksual…
Polres Ponorogo Amankan 112 Motor Untuk Balap Liar
Satlantas Polres Ponorogo terpaksa mengamankan 123 kendaraan yang akan digunakan balap liar. Dari jumlah yang diamankan mayoritas kendaraan roda dua (R2).…
Driver Ojol Asal Surabaya Jadi Korban Begal Saat Ambil Order inDrive
Andy Sebastian (29), seorang pengemudi ojek online asal Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, menjadi korban pembegalan oleh penumpang…