KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Sampai pertengahan tahun 2022 ini penetapan lokasi pembangunan Tol Trase Kediri - Tulungagung belum dilakukan.
Hal ini terjadi karena adanya ketidak sepakatan mengenai lokasi pintu exit tol di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung yang dinilai berada di lokasi yang kurang tepat.
Tol Trase Kediri - Tulungagung sedianya difungsikan untuk mendukung operasional Bandara Kediri, tol ini direncanakan memiliki dua pintu exit, yakni di pintu exit kecamatan Karangrejo dan pintu exit kecamatan Kauman.
Kini Pemkab Tulungagung masih terus memperjuangkan pergeseran exit tol Karangrejo ke lokasi yang dianggap lebih representatif.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo. Maryoto yang ditemui usai mengikuti Vidcon pembangunan Tol Kediri - Tulungagung mengatakan, pihaknya meminta pergeseran lokasi exit tol Karangrejo.
Menurutnya, lokasi koordinat pintu exit tol yang ada saat ini dekat dengan pemukiman dan fasilitas kesehatan, sehingga dinilai tidak representatif, sementara di sebelah utara lokasi yang dipilih tersebut masih ada tanah lapang yang lebih representatif.
"Kita usulkan digeser 100 meter ke utara, karena disana masih banyak area lapang dan lebih pas," ujarnya pada Senin (06/06/2022).
Dirinya meminta usulan Pemkab Tulungagung tersebut mendapatkan respon positif dari pengembang dan Kementrian PUPR, sebab Pemkab Kediri dan Pemkot Kediri juga memberikan usulan serupa yang sudah disetujui.
"Karena Pemkab kediri dan Pemkot Kediri juga mempunyai usulan dan sudah disetujui,kita berharap usulan ini juga disetujui," jelasnya.
Maryoto menyebut, ketika usulan tersebut disetujui, proses selanjutnya adalah penetapan lokasi dan pelaksaaan pembangunan.
Maryoto menegaskan, pihaknya juga sudah merencanakan pembangunan dan perbaikan jalan pendukung di Kabupaten Tulungagung, sehingga lalu lintas yang keluar tol tidak terganggu dengan kondisi jalan yang ada.(mkr)
Editor : Iman