KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Warga Tulungagung dihebohkan dengan beredarnya potongan video yang viral melalui whatsapp group, pada Jumat (27/05/2022) sore tadi, dalam video tersebut nampak kepulan asap berwarna putih yang muncul di sisi sebelah selatan jembatan ngujang satu.
Akibatnya pengguna jalan terganggu, bahkan ada yang harus memutar arah karena kejadian tersebut.
Kapolsek Kedungwaru, AKP Edy SA mengatakan, kebakaran sempat mengganggu perjalanan pengguna jalan yang melintas di jembatan Ngujang satu namun kini kebakaran telah dipadamkan.
Edy memastikan tidak ada unsur sabotase dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di jembatan ngujang satu tersebut, kebakaran diduga terjadi karena tumpukan pakaian bekas milik gelandangan yang selama ini tinggal di lokasi tersebut.
"Tidak ada unsur sabotase, jadi selama ini ada gelandangan yang menginap dibawah jembatan dan barang barangnya itu yang terbakar,"ujarnya pada Jumat (27/05/2022).
Edy menyebut, sejumlah saksi di lokasi kejadian menjelaskan jika selama ini ada beberapa gelandangan yang tinggal di lokasi pondasi jembatan ngujang satu tersebut, sehingga beberapa barang seperti baju bekas dan kardus bekas menumpuk di lokasi tersebut, namun sejak sebulan terakhir para gelandangan tersebut sudah tidak nampak dan tidak diketahui keberadaanya.
"Tapi mereka ini sudah tidak ada sejak sebulan yang lalu, jadi tadi pas terbakar ya ndak ada orangnya,"ucap Edy.
Edy menyebut, dugaan sementara ada orang yang sengaja membakar barang barang tersebut dengan harapan bisa membersihkan tempat tersebut, namun malah menimbulkan kepulan asap putih di lokasi tersebut dan mengganggu lalu lintas.
Selanjutnya menurut Edy, anggota Polsek Kedungwaru dan dibantu warga setempat membersihkan dan membuang barang barang yang ada di lokasi tersebut, agar tidak menimbulkan kasus serupa di kemudian hari.
Edy memastikan, akibat kobaran api tersebut tidak ada fasilitas umum, seperti kabel hingga peralatan lainnya di sekitar jembatan yang terbakar, sebab api berkobar di bagian bawah jembatan.
"Tidak ada kabel maupun pondasi jembatan yang rusak, semua aman," jelasnya. (ris)
Editor : Iman
HUT ke-60 Korem 084, Lomba Kerapan Sapi Meriahkan Sumenep dan Pererat Kedekatan TNI dengan Warga
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya dimeriahkan dengan lomba kerapan sapi di Lapangan Giling, Kabupaten S…
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Jaga Inflasi Sekaligus Dongkrak UMKM Lokal
KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menggelar Pasar Murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok s…
Harga BBM Nonsubsidi Turun, Antrean di SPBU Sumenep Tetap Mengular
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Kebijakan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang resmi diberlakukan sejak 1 Juli 2026 ternyata belum…
Pertama di Lamongan, Ratusan Warga Ikuti Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Untuk pertama kalinya, Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan unik berupa Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan…
BPS Sumenep Sensus 187 Ribu Usaha, Peta Ekonomi Daerah Dirombak
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Madura, mulai memetakan kembali kondisi ekonomi daerah melalui pelaksanaan Sensus…
Kebun Semangka di Dasuk Sumenep Disulap Jadi Wisata Petik, Penjualan Tembus Satu Ton
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Sebidang kebun semangka di Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, kini tak lagi sekadar menjadi lahan produksi…