klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Harga Daging di Gresik Masih Stabil Meski Distribusi Sapi Dibatasi

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Gresik saat memantau tempat rumah potong hewan (RPH) untuk melihat distribusi daging sapi
Kapolres Gresik saat memantau tempat rumah potong hewan (RPH) untuk melihat distribusi daging sapi

KLIKJATIM.Com | Gresik — Harga daging sapi di Gresik terpantau masih stabil meski arus keluar masuk sapi potong di Gresik lockdown, menyusul menyebarnya wabah mulut dan kuku sapi.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro usai meninjau pasar baru Gresik bersama Kapolres Gresik, Rabu(11/05/2022).

Dikataka Eko, harga daging masih wajar karena dijual di kisaran harga Rp105 ribu sampai Rp110 ribu.

"Untuk sementara rumah potong hewan (RPH) di Gresik hanya boleh memotong sapi yang ada di Gresik, tidak boleh ambil dari luar Gresik," kata dia.

Kebijakan itu diambil, lanjut Eko, menyusul ditetapkannya kebijakan lockdown bagi sapi potong mulai kemarin, sesuai surat edaran Menteri Pertanian hingga waktu yang belum ditentukan.

"Jadi sapi dari luar Gresik nggak boleh masuk, begitu juga sebaliknya. Lockdownnya Ini kira-kira sampai dua minggu jika mengacu masa inkubasi penyakit mulut dan kuku sapi, namun bisa lebih dari itu," tutur Eko.

Sementara itu Polres Gresik langsung membentuk Satgas Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) usai ditetapkannya karantina sapi. 

Satgas bentukan Polres Gresik bersinergi dengan dinas terkait guna menindak lanjuti surat edaran Direktorat Pertenakan dan kesehatan hewan perihal peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) melalui Bupati Gresik. 

Usai membentuk Satgas, Kapolres Gresik AKBP Nur Aziz langsung mengecek Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Didampingi Kasat Reskrim Iptu Wahyu Rizki dan Kasat Lantas AKP Engkos Sarkosi bersama satgas wabah PMK. 

Pengecekan dilakukan ke tempat pemotongan hewan pada Selasa (10/5/2022) malam. RPH tersebar di wilayah kota, Benjeng dan Cerme. 

"Kami langsung terjun ke RPH mengawasi bersama tim Satgas PMK. Kemudian melakukan penyekatan truk yang mengangkut hewan ternak khususnya sapi yang akan melintas," tegas Nur Aziz, Rabu (11/5/2022). (yud)

Editor :