klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Pacuan Kuda di Tengah Wabah PMK, Bupati Pasuruan Tak Mengetahui

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kejurnas Pacuan Kuda yang digelar di Ki Ageng Astro Joyo Kejayan beberapa waktu lalu. (dok.istimewa)
Kejurnas Pacuan Kuda yang digelar di Ki Ageng Astro Joyo Kejayan beberapa waktu lalu. (dok.istimewa)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Jawa Timur (Jatim), bisa mengancam gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda tahun 2022 yang berlokasi di Kabupaten Pasuruan batal digelar. Hal ini menyusul adanya pembatasan mobilisasi hewan ternak seperti sapi, kuda, domba, kambing, dan babi di sejumlah daerah.

Anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI dan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesi (YLBHI) Jatim, Soetomo mengatakan bahwa pemerintah harus mempertimbangkan terkait gelaran kejurnas di tengah penyebaran PMK pada hewan ternak. Sebab, jika tetap memaksa menggelarnya dalam kondisi seperti ini dinilai kontra produktif.

Dan, pelaksanaan kejuaraan itu akan bertolak belakang dengan program Mulia Internasional G20. Pun menjadi contoh buruk bagi Pemerintah Republik Indonesia.

"Pacuan kuda itu jangan sampai dilakukan. Jika dilakukan, publik akan menilai kegiatan kontra produktif dengan program mulia internasional G20," ucapnya.

Sekedar informasi bahwa Jawa Timur (Jatim) terpilih sebagai tuan rumah Kejurnas Pacuan Kuda tahun 2022, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) di Palembang. Rencananya, kejuaraan triple crown seri II ini bergulir pada bulan Mei di Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. 

Sementara itu Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf saat dikonfirmasi tidak mengetahui terkait adanya Kejurnas tersebut. Pasalnya, sejauh ini belum menerima surat tentang kejuaraan pacuan kuda di wilayah Kabupaten Pasuruan.

"Saya masih belum menerima surat edaran jika ada perlombaan pacuan kuda. Sehingga saya tidak mau komentar tentang hal itu," kata Gus Irsyad, sapaan akrabnya saat meninjau hewan ternak di Desa Pandean, Kecamatan Rembang bersama jajaran Forkopimda, Rabu (11/5/2022). (nul)

Editor :