KLIKJATIM.COM | TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung akhirnya bisa menggelar halal bihalal setelah dua tahun ditiadakan. Meski begitu, Bupati Tulungagung Maryoto Wibowo mengingatkan ASN agar tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, setelah Covid-19 mereda, kini hepatitis akut kembali menjadi momok menakutkan.
Kepada seluruh jajaran ASN di lingkup Pemkab Tulungagung agar tidak kendor,begitu juga kepada masyarakat Tulungagung agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih sehat dalam kehidupan sehari hari.
Terlebih setelah adanya ancaman penyakit lain yang sedang merebak, yakni hepatitis akut.
“Tetap kita ingatkan soal Prokes,jangan sampai kendor,” ujar Bupati.
Pantauan di lapangan, halal bihalal di halaman Pemkab diikuti ratusan ASN, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo beserta istri hadir diikuti oleh Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu dan Sekda Pemkab Tulungagung, Sukaji. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala OPD hingga Camat di Kabupaten Tulungagung.
“Halal bi halal dan silaturahmi ini merupakan kegiatan pertama setelah tahun 2019 yang lalu. Dua tahun sebelumnya kegiatan seperti ini tidak dilakukan mengingat belum ada pelonggaran kegatan masyarakat di masa pandemi,” ungkapnya.
Namun kendati dilakukan halal bi halal dan silaturahmi secara tatap muka, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Mulai dari meminta semua peserta untuk menggunakan masker, tidak saling berjabat tangan dan menerapkan jaga jarak.
"Tetap kita terapkan jaga jarak,kita terapkan prokes ketat dan tidak saling bersalaman," ujarnya pada Senin (09/05/2022).
Pihaknya berharap, momentum lebaran ini bisa dimaksimalkan untuk saling memaafkan satu sama lain hingga mempererat silaturahmi antar lembaga di Pemkab Tulungagung.
"Kita manfaatkan momentum yang baik ini untuk saling bersilaturahmi dan mempererat hubungan antar sesama," jelasnya. (*/c1/mkr)
Editor : Iman