klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Apes, Ditinggal Orang Tuanya, Balita di Tulungagung Tercebur Kolam Ikan Sampai Meninggal

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Anggota Polsek Rejotangan melakukan olah TKP di kolam ikan milik salah satu warga, pada Sabtu (07/05/2022) petang kemarin.
Anggota Polsek Rejotangan melakukan olah TKP di kolam ikan milik salah satu warga, pada Sabtu (07/05/2022) petang kemarin.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Tim Inafis Polres Tulungagung bersama dengan anggota Polsek Rejotangan melakukan olah TKP di kolam ikan milik salah satu warga, pada Sabtu (07/05/2022) petang kemarin.

Hal ini dilakukan setelah Polisi menerima kabar peristiwa terceburnya balita perempuan berinisial US (4) warga setempat, di kolam ikan koi milik ayahnya sendiri yang terletak tak jauh dari rumahnya.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Anshori mengatakan, korban didapati tenggelam di dasar kolam ikan oleh ayahnya sendiri, setelah pulang dari bepergian dengan istrinya.

"Jadi yang menemukan dan mengangkat dari dasar kolam itu ya ayahnya sendiri," ujarnya pada Minggu (08/05/2022).

Anshori mengungkapkan, menurut keterangan sejumlah saksi, peristiwa ini bermula saat kedua orang tua korban menitipkan korban kepada kakaknya di rumah,sedangkan kedua orang tuanya pergi keluar untuk menengok kandang puyuh.

Tak berselang lama kemudian, kedua orang tua korban kembali ke rumah namun sudah tidak mendapati keberadaan korban.

Kemudian ayah korban mencoba mencari anaknya tersebut di sekitar kolam ikan koi, rupanya di lokasi tersebut yang ditemukan hanya wadah pakan ikan yang biasa digunakan korban untuk memberi makan ikan, wadah tersebut dalam keadaan mengapung di atas air.

Ayah korban yang curiga langsung masuk ke dalam kolam ikan sedalam 1,3 meter tersebut, hasilnya korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dasar kolam ikan.

"Nah pas melihat kolam ikan koi ada tempat pakan ikan yang biasanya dipakai sama anaknya untuk memberi makan ikan, itu kondisi tempat pakan ikannya sudah mengapung diatas air, akhirnya ayah korban curiga dan mencari di dasar kolam," ucapnya.

Anshori berharap masyarakat bisa lebih waspada dan meningkatkan keselamatan keluarganya, dengan memasang jaring pengaman maupun railing di sekitar lokasi kolam, serta tidak meninggalkan bocah yang masih perlu pengawasan orang tuanya.

"Karena yang seperti ini kan bukan yang pertama kali, dan bukan hanya Balita saja, Lan sia juga ada yang menjadi korban,"pungkasnya. (yud)

Editor :