klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Petasan Meledak, 5 Warga Kediri Terkapar, Rumah Hancur Berantakan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kondisi rumah milik Bowo warga Desa Blaru Kecamatan Badas, Kediri yang hancur akibat ledakan petasan, Sabtu dini hari
Kondisi rumah milik Bowo warga Desa Blaru Kecamatan Badas, Kediri yang hancur akibat ledakan petasan, Sabtu dini hari

KLIKJATIM.Com | Kediri - Sedikitnya 5 orang warga Kecamatan Badas Kabupaten Kediri dilarikan ke rumah sakit. Itu terjadi setelah mereka terkena ledakan petasan yang menghancurkan rumah milik Bowo, warga Dusun Baluncino, Desa Blaru, Sabtu (30/4/2022) dini hari tadi.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho kepada wartawan menyebutkan, kelima korban ledakan petasan masing-masing Pandi, Ardiansyah, Wahyu, dan Berlian dan satu orang luka ringan atas nama Wandi. 

"Seluruh korban saat ini menjalani perawatan  di RS HVA Toeloengrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri," ujar AKBP Agung.

Kapolres menjelaskan, dalam olah  TKP diketahui  kondisi rumah yang hancur akibat ledakan. Bagian terparah yang mengalami kerusakan pada dinding depan. Hanya menyisakan tiang penyanggga. KemudianTembok rumah dadi tatanan batu bata ambruk berserakan. Pun demikian dengan kaca jendela. Bangunan rumah hancur karena saking dahsyatnya ledakan petasan.

"Untuk penyelidikan, polisi memasang police line di TKP. Rumah tersebut masih belum aman. Karena dipakai meracik petasan, maka dikhawatirkan ada sisa bahan peledak di dalamnya," terang Kapolres Kediri.

Ditambahkan, rumah yang rusak dipakai oleh para korban meracik petasan. Rencananya, petasan dengan berbagai ukuran itu akan dinyalakan untuk menyambut Idul Fitri yang hanya tinggal beberapa hari saja.

“Jadi rumah ini tempat untuk meracik petasan. Dan kita sudah amankan belasan selongsong petasan dan alat yang digunakan untuk meracik petasan,” pungkas AKBP Agung. (ris)

Editor :