KLIKJATIM.Com | Gresik - Kendati rekomendasi calon bupati (Cabup) Gresik baru diumumkan akhir bulan ini, namun sinyal PDIP bakal mengarahkan dukungan ke Moch Qosim cukup kuat. Sejumlah pengurus DPC PDIP Gresik maupun kecamatan sebagianbesar meminta DPP PDIP merestui Moch Qosim maju sebagai cabup dari PDIP.
[irp]Harapan itu disampaikan mengingat, hingga pertengahan Maret ini hasil survei sejumlah lembaga survei masih menempatkan Moch Qosim sebagai kandidat terkuat sebagai bupati menggantik Sambari Halim Radianto pada 2020-2025 mendatang. "Kami di kecamatan hampir semua sepakat ingin pak Qosim yang maju. Apalagi PDIP sebagai partai pemenang harus menjaga tradisi memenangkan pilkada serentak September mendatang," kata salahsatu pengurus kecamatan di wilayah Utara Gresik.Menurut sumber tersebut, sejumlah pertimbangan DPP bakal merekom Qosim menjadi bacabup di antaranya, segi populariats dan elektabilitas, Qosim dinilai masih menempati posisi teratas di antara calon lain. "Popularitas dan elektabilitas itu di antara instrumen modal kemenangan. Namun, segi finansial untuk pemenangan juga sangat menentukan, " ungkapnya.
[irp]Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan secara tegas mengatakan, pihaknya siap menjalankan perintah partai jika memang merekomendasikan Moch Qosim sebagai calon dari partainya. Untuk saat ini, pihaknya sudah menerima sejumlah masukan dari pengurus baik di cabang maupun di kecamatan."Politik itu dinamikanya cukup tinggi, sehingga kami tetap mengikuti perkembangan tentang siapa yang akan direkomendasi oleh DPP. Kalau Pak Qosim yang direkomendasikan ya kita siap amankan," ujar Mujid Riduan.Sekretaris DPC PDIP Gresik, Noto Utomo mengungkapkan, sejauh ini belum ada tanda-tanda kalau rekom DPP PDIP untuk calon baik bacabup maupun bacawabup akan turun. Dia telah mengkroscek ke DPD PDIP Jatim maupun orang-orang DPP. Namun, belum ada tanda-tanda rekom turun. " Belum ada tanda-tanda rekom turun," ujar Noto.
[irp]Noto menyatakan, bahwa rekom DPP PDIP akan diturunkan secara berpasangan (paket) bacabup dan bacawabup. " Jadi, rekom akan turun berpasangan," tegasnya.Sejauh ini, kata Noto, PDIP Gresik belum ada kesepakatan koalisi dengan partai politik (parpol) manapun untuk menghadapi Pilbup Gresik 2020. (iz/nul)
Editor : Redaksi