KLIKJATIM.Com | Gresik— Antrean pemberangkatan haji di Kabupaten Gresik tampaknya semakin panjang, pasalnya Kementrian Agama (Kemenag) telah memutuskan pemberangkatan haji tahun ini hanya 50 persen dari tahun-tahun sebelum pandemi.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Sahid mengatakan, meski calon jamaah haji (CJH) bisa berangkat tahun ini, namun kuotanya hanya 50 persen dari tahun sebelum pandemi.
"Data calon jamaah di Gresik yang sudah melunasi sebanyak 2.231 jamaah, kalau diasumsikan jamaah yang berangkat 50% sebagai dasar dalam penentuan BiPih tahun 2022 maka Kabupaten Gresik kurang lebih 1.100 CJH," papar Sahid.
Jumlah pendaftar CJH di Gresik sendiri hingga 2021 mencapai 63.703 orang sejak 2011. Sementara yang sudah berangkat sebanyak 11.629 orang.
"Itu belum termasuk tahun 2020 dan 2021, karena tidak ada pemberangkatan dampak dari pandemi," imbuh Sahid. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Konsisten Digelar, Festival Dayung Tejoasri Berpotensi Masuk Kalender Event Jatim
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Penyelenggaraan Festival Dayung Tejoasri keempat resmi bergulir di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Minggu…
Buktikan Kencangnya CBR Series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di ARRC Mandalika 2026
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil meyakinkan bersama lini motor CBR Series pada putaran keempat Idemitsu FIM Asia…
Warga Puncu Tolak Tambang Pasir, Khawatir Mata Air Terancam dan Krisis Air Bersih
Puluhan warga Lingkungan Yani, Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, menolak aktivitas penambangan pasir yang dinilai mengancam sumber mata air dan lin…
Kabut Asap Kepung Sampit, Pelindo Bagikan Ratusan Masker ke Pekerja dan Warga
Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai mengganggu kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya Kota Sampit. Kondisi tersebut…
Pemkab Pamekasan Bersikap Kooperatif Hadapi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan
Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menyatakan kooperatif dalam proses hukum dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp2,9 miliar yang sedang di…
Dinkes Tulungagung Evaluasi SPPG Pakisrejo Pasca Keracunan
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengevaluasi pemenuhan standar higiene sanitasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakisrejo sete…