klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pupuk dan Gula Langka, Anggota DPR Ini Minta Pemerintah Bubarkan Assosiasi Petani

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin. (Tri Wahyudi/klikjatim.com)
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin. (Tri Wahyudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Anggota DPR RI Hasan Aminuddin meminta pemerintah membubarkan assosiasi petani. Dia menuding assosiasi petani menjadi sebab kelangkaan pupuk dan gula akhir-akhir ini.

Hasan mengatakan, sejak dulu tidak pernah terjadi kelangkaan. Khususnya pada gula yang mengalami kelangkaan sejak sepekan terakhir ini.

"Dari dulu saya kecil hingga punya cucu baru kali ini terjadi kelangkaan gula," katanya.

[irp]

Menurut Hasan, rendeman menjadi salah satu alasan terjadinya produksi gula menurun. Namun, menurut Hasan, kelangkaan pupuk sebenarnya karena ada permainan yang dilakukan assosiasi petani.

"Dalam peraturan menteri pertanian (Permentan) yang berhak menerima bantuan pupuk subsidi dari pemerintah yaitu petani yang memiliki lahan pertanian kurang dari 2 hekatar. Sedangkan lebih dari 2 hektar itu bukan petani dan pantauan kami yang tergabung dalam asosiasi petani tebu punya lahan lebih 2 hektare,”ungkap wakil ketua Komisi IV DPR RI itu, di Surabaya, Jumat (13/3/2020).

[irp]

Lantaran subsidi pupuk rawan dipermainkan para anggota assosiasi petani, Hasan meminta pemerintah segera membubarkan. Sebagai gantinya, Hasan meminta agar pemerintah memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagi penyalur pupuk resmi.

"BUMDes lebih baik dari pada assosiasi petani sebagai penyalur pupuk," tegas mantan Bupati Probolinggo itu. (try/mkr)

Editor :