KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Harga kedelai impor masih terus merangkak naik, jika sebelumnya ada di angka Rp 11.000 perkilogramnya, kini sudah ada di angka Rp 11.500 perkilogramnya.
Hal ini dikeluhkan oleh Muslimin (50) warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang memiliki usaha pembuatan tahu goreng.
Muslimin menyebut, kenaikan harga kedelai sudah terjadi sejak beberapa waktu yang lalu, namun sampai saat ini belum ada tanda tanda akan turun.
"Sekarang malah terus naik mas, ndak ada tanda mau turun,"ujarnya pada Sabtu (02/04/2022)
Dirinya menjelaskan, kenaikan harga kedelai ini melengkapi kenaikan harga minyak goreng di pasaran saat ini.
Awalnya dirinya memprediksikan harga minyak goreng tidak sampai menembus angka Rp 20.000,- per liternya,namun faktanya saat ini sudah ada di angka Rp 22.0000,- per kilogramnya.
"Saya itu hitungan awalnya maksimal harga minyak 20.000, sekarang malah 22.000 bahkan bisa naik lagi," jelasnya.
Muslimin mengakui kenaikan ongkos produksi ini membuatnya kebingungan, pihaknya sudah merubah ukuran tahu gorengnya menjadi lebih tipis bahkan isi paket tahu goreng yang dijualnya juga dikurangi untuk mengejar ongkos produksi.
Namun tetap saja keputusan tersebut tak banyak membantu.
"Sudah diganti ukurannya, sudah diganti jumlahnya dikurangi, terus mau apalagi," keluhnya.
Kini dengan kondisi seperti ini, keuntungannya terus mengalami penyusutan hingga 50%.
Kedepan di awal bulan Ramadhan ini dirinya memilih untuk berhenti berjualan sementara, hingga mendekati Idul Fitri nanti atau ketika ada pesanan tahu goreng yang diterimanya.
"Saya pilih tutup dulu aja mas, karna kondisinya lagi begini, biasanya nanti jelang Idul Fitri akan banyak yang beli lagi, daripada nanti banyak ruginya," pungkasnya. (ris)
Editor : Iman
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Akui Ada Kekurangan Selama Lima Tahun Kepengurusan
KLIKJATIM.Com | Jombang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yah…
Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama sejumlah organisasi dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 j…
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…