KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dinobatkan sebagai Kepala Daerah Tokoh Muda Inspiratif Kategori Pendorong Transformasi Digital dalam UMKM dan pelayanan Publik di Jawa Timur (Jatim). Penghargaan ini diberikan oleh salah satu media di Jatim.
Penyerahan penghargaan secara simbolis oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elestianto Dardak kepada Bupati Sidoarjo melalui Plt. Dinas Kominfo Sidoarjo, Ahmad Misbahul Munir di hotel Mercure Surabaya, Kamis (31/3/2022).
Gus Muhdlor, sapaan Bupati Sidoarjo menyampaikan permohonan maaf karena berhalangan hadir dalam penganugerahan tersebut. Sebab di waktu yang sama harus menghadiri agenda kunjungan kerja dari Komisi V DPR RI.
Dia pun menjelaskan bahwa penguatan ekonomi harus dimulai dari arus bawah. Yakni melalui pengembangan UMKM.
Hal ini menjadi salah satu instrumen untuk pemulihan ekonomi. "Di tengah pandemi yang mulai berlahan-lahan menurun, kegiatan masyarakat mulai dibuka kembali. Kami terus berkonsentrasi untuk mengembangkan ekonomi arus bawah dengan tajuk UMKM Naik Kelas," urainya.
"Ini adalah upaya kami untuk mentransformasi usaha rakyat agar dapat beradaptasi dan berkembang di era digital ini," sambung Bupati Sidoarjo.
Lebih lanjut dia mengatakan, metode digital marketing adalah solusi mempercepat dan memperluas sasaran penjualan produk UMKM. Yakni dengan memaksimalkan instrumen teknologi, serta jangkauan pemasaran agar semakin jauh.
”Dengan memaksimalkan instrumen teknologi, UMKM enggak perlu modal besar membangun lapak. Karena sudah tersedia secara digital. Jangkauannya juga lintas provinsi dan negara. Maka, ini harus dioptimalkan,” tandasnya.
Gus Muhdlor juga meminta para pelaku UMKM Sidoarjo dapat memanfaatkan booming belanja online. "Jangan sampai UMKM di daerah termasuk Sidoarjo tidak bisa memanfaatkan booming belanja online. Tren ini telah dinikmati oleh para pelaku usaha di kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya," ucapnya.
Selanjutnya, dia menyampaikan bahwa digitalisasi pelayanan publik merupakan suatu keharusan di era digital seperti sekarang. Dan lahirnya aplikasi SiPraja (Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo) merupakan bagian dari komitmen untuk membangun Sidoarjo yang lebih baik.
"Filosofi kita adalah filosofi 'mesra', melayani dengan sukarela. Tidak boleh berpuas diri. Aplikasi ini akan terus kita tambah layanannya. Bahkan ke depan ada layanan hukum. Misalnya kepala desa ingin konsultasi soal pengelolaan keuangan desa dari aspek hukum, di sini langsung terintegrasi dengan lembaga terkait. Ketika pelayanan dasar sudah jalan, pelayanan administrasi jalan, pelayanan bidang hukum jalan, maka Sidoarjo akan semakin maju," ujarnya.
Bupati Gus Muhdlor juga akan menjadikan SiPraja sebagai instrumen big data. Nantinya SiPraja 4.0 sebagai grand design Sidoarjo ke depan tentang arah kependudukan, ekonomi dan lain sebagainya.
"Oleh karena itu kita kawal dan koordinasikan bersama-sama stakeholder," tandasnya. (nul)
Editor : Catur Rini