klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

DPRD Gresik Dorong Pemulihan Ekonomi dengan Stimulus Fiskal dan Non Fiskal

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Ketua DPRD Gresik, H. Much. Abdul Qodir (tengah), Wakil Ketua DPRD Ahmad Nurhamim (kanan) dan Anggota Asroin Widyana dalam sesi jumpa pers di gedung DPRD Gresik. (Abdul Aziz Qomar/klikjatim.com)
Ketua DPRD Gresik, H. Much. Abdul Qodir (tengah), Wakil Ketua DPRD Ahmad Nurhamim (kanan) dan Anggota Asroin Widyana dalam sesi jumpa pers di gedung DPRD Gresik. (Abdul Aziz Qomar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pemulihan ekonomi daerah menjadi agenda prioritas dalam program Pemerintahan Kabupaten Gresik. Melalui DPRD, salah satu upayanya dengan mendorong lewat dua skema.  

Hal ini seperti yang ditegaskan oleh pimpinan DPRD Gresik. Ketua DPRD Much Abdul Qodir menyampaikan bahwa pihaknya bersama Pemkab terus berupaya maksimal untuk mendorong program pemulihan ekonomi melalui dua skema.

"Setidaknya melalui stimulus fiskal dan stimulus non fiskal," papar Qodir dalam sesi jumpa pers, Senin (21/3/2022).

Stimulus fiskal yang dimaksud, Menurut Qodir merupakan bantuan keuangan dan akses permodalan bagi pelaku ekonomi kecil dalam kategori UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

"Dimana itu semua sudah terdokumentasi dalam dokumen APBD kita," tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, pihak DPRD meminta dinas terkait untuk melakukan percepatan penyaluran bantuan ke pelaku usaha mikro.

"Dan kami juga ingin Bank Gresik menjadi salah satu yang akan menyediakan permodalan dengan suku bunga lunak," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim menyampaikan, stimulus non fiskal merupakan kebijakan pembebasan pajak dan retribusi bagi pelaku usaha kecil di pasar-pasar maupun yang berjualan di rumah.

"Karena sumber-sumber retribusi dari sektor yang dibebaskan itu sudah tidak masuk hitungan proyeksi pendapatan daerah. Jadi tidak mempengaruhi target PAD," tandasnya. (adv/nul)

Editor :