KLIKJATIM.Com | Madiun - Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak berharap pemuda Ansor bisa ikut berperan meminimalisir ketimpangan ekonomi di Jatim maupun di Indonesia.
Meski ketimpangan ekonomi di Jatim masih bisa terkontrol, namun tetap butuh langkah-langkah maupun personil yang dapat mengurangi ketimpangan tersebut.
"Alhamdulillah kalau di Jatim, kita menjaga agar ketimpangan ini tetap berada di 3,54 persen. Tapi jika ketimpangan ini terus terjadi, keadaan bisa chaos," ujar Emil, Minggu (13/3/2022).
Emil menjelaskan, hal yang bisa dilakukan yakni dengan memajukan kualitas SDM yang ada. Sebab jika hanya mengandalkan SDA saja, Indonesia akan terjebak dalam perangkap Negara Berpendapatan Menengah.
"Indonesia sekarang ini memiliki penduduk usia produktif sebanyak 70,72 persen menurut sensus tahun 2020. Sedangkan Jatim punya 69,6 persen. Ini harus kita manfaatkan," jelasnya.
Untuk itu, kata Emil, Jatim sendiri sedang menyasar prioritas pengembangan SDM dengan menyiapkan calon lulusan, menyerap lulusan muda, juga menyiapkan daya saing angkatan kerja. "Salah satu yang sedang kami usahakan adalah perkembangan gig economy. Makanya sekarang Pemerintah Provinsi sudah punya Milenial Job Center dan inovasi seperti EJSC," tuturnya.
"Sekarang ini, pemimpin dunia sudah semakin muda. Seperti Perdana Menteri New Zealand dan Presiden Perancis yang dilantik sebelum berumur 40 tahun. Jadi sekarang saatnya pemuda Indonesia, termasuk di dalamnya pemuda Anshor, untuk turut serta dalam proses kepemimpinan," imbuhnya. (nul)
Editor : Redaksi