KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung langsung datang ke lokasi penemuan Arca Dwarapala, pada Kamis (03/03/2022) setelah mendapatkan informasi temuan Arca tersebut.
Selain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, pihak lain yang datang ke lokasi adalah Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Tulungagun, keduanya datang untuk mendata temuan Arca tersebut.
Ditemui usai melakukan pendataan, Pamong Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Winarto mengatakan,usai melakukan pendataan awal pihaknya bakal melaporkanya kepada BPCB Jawa Timur, guna melakukan kajian atas temuan tersebut.
"Kita kan mendata saja temuan ini,kemudian untuk kajiannya nnati dilakukan ahlintya dari BPCB Trowulan,"ucapnya.
Dari data awal yang diperolehnya, Winarto menjelskan secara umum arca masih bisa dikenali dan kondisinya 90%, kendati ada bagian yang aus seperti bagian rambut dan telinga serta bagian depannya.
"Kondisinya masih 90% masih bisa dikenali dengan tinggi 60 cetimeete dan tebalnya 30 centimeter," ujarnya.
Selanjutnya untuk data pasti arca tersebut, pihaknya masih menunggu kajian tim ahli dari BPCB Jawa Timur yang memiliki kompetensi melakukan kajian mendalam.
Pasca kajian,biasanya akan dilakukan upaya penyelematan dan pelestarian namun untuk sementara menurut Winarto, Dwarapala tersebut akan dititipkan kepada Juru Pelihara Makam Ngadirogo yang letaknya dekat dengan lokasi temuan.
"Kita titipkan dulu di tempat yang aman dan dikunci, kita titipkan Jupel makam Ngadirogo untuk sementara waktu,"ungkapnya.
Dwarapala merupakan arca dengan wujud berwajah serah dengan gigi menyeringai, biasanya arca Dwarapala atau yang dikenal masyarakat sebagai Retjo Pentung ini di pasang di pintu masuk sebuah tempat yag disucikan atau dikeramaatkan, dengan harapan bisa menolak balak atau hal hal buruk. (yud)
Editor : Iman