KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sebanyak 17 bupati/wali kota di Jatim dinilai berhak dan layak mendapatkan rapor biru (sangat memuaskan) di satu tahun masa kepemimpinannya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut, pertumbuhan ekonomi Jatim yang berhasil mencapai angka 4,59 persen (yoy) pada Triwulan IV tahun 2021 menjadi salah satu rapor biru. Bukan hanya untuk Pemprov Jatim, tapi juga untuk kepala daerah.
"Terima kasih kepada seluruh bupati/wali kota serta wakilnya yang telah menjalankan tugas selama setahun terakhir ini. Semoga sinergitas dan kolaborasi akan terus terbangun dengan baik sehingga bisa mempercepat pembangunan di daerah dan ekonomi masyarakat. Mereka layak menerima rapor biru," ujar Khofifah, Sabtu (26/2/2022).
Selain pandemi Covid-19, satu tahun kepemimpinan bupati/ wali kota dan wakilnya juga dihadapkan bencana erupsi Semeru di Lumajang. Dengan solidaritas yang kuat, bencana ini seolah tidak hanya dirasakan Lumajang, sehingga seluruh daerah di Jatim bergerak memberikan kontribusi nyata.
Khofifah mengaku, pihaknya secara langsung telah melihat kreatifitas dan inovasi yang dilakukan oleh kepala daerah dan wakilnya. Terbukti dari 17 daerah telah berhasil menerima apresiasi dari pemerintah pusat dan lembaga lainnya atas prestasi yang ditorehkan oleh kepala daerahnya.
"Saya telah keliling ke daerah-daerah dan menyaksikan bagaimana kepala daerah bersama wakilnya membangun daerahnya di tengah pandemi saat ini. banyak inovasi yang telah dilakukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," terangnya.
Ia pun berharap, ke depan, visi misi dan program yang sudah dicanangkan oleh 17 kepala daerah bisa terlaksana sesuai yang tertuang pada renstra. Sehingga bisa mempercepat kesejahteraan masyarakat yang merata di semua daerah. "Semoga kedepan semua program-programnya bisa terlaksana dengan baik. Sehingga masyarakat bisa semakin sejahtera," pungkas Khofifah.
Sebagai informasi, 17 kepala daerah yang mendapatkan rapor biru tersebut merupakan bupati/wali kota serta wakilnya yang dilantik oleh Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada 26 Februari 2021 lalu. (ris)
Editor : Redaksi
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…
Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Rangkaian sesi offline program inkubasi wirausaha muda Megpreneur (Megilan Preneur) 2026 resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur…
Diduga Gasak Travo Perahu 6.000 Volt di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep, Tiga Pria Dibekuk Polisi
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pasongsongan berhasil membongkar kasus pencurian satu set travo perahu motor yang disandarkan…
Pemkab Bojonegoro Dukung Eksplorasi Migas melalui Survei Seismik 2D Lamturo
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan dukungannya terhadap rencana Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiata…
Mayat Perempuan Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Penemuan jasad perempuan dalam kondisi terbakar menggemparkan warga Dusun Taroman, Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang…
Bootcamp Road To #Cari_Aman Academy, MPM Honda Jatim Ajak Generasi Muda Jadi Agen Keselamatan
Komitmen PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, dalam mengedukasi pentingnya k…