KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Operasi Pasar Minyak Goreng murah di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang dilaksanakan di halaman Dinas Perindustrian dan Perdagangan beberapa waktu yang lalu, dinilai belum bisa mencakup kepada seluruh pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Tulungagung.
Hal ini diakui oleh Kabid Perdagangan Disperindag Tulungagung, Nur Laili.
Nur Laili mengatakan, operasi pasar dengan kuota sebanyak 334 karton berisi 18 liter minyak goreng, pada awal pekan ini diprediksi hanya mampu memberikan manfaat untuk 10% pelaku UKM di Tulungagung."Wah masih banyak yang belum dapat mas, pelaku UKM di Tulungagung itu banyak mas, ini paling masih 10%," ujarnya.
Nur Laili menjelaskan, dengan tiga kali operasi pasar yang telah dilakuka pihakanya selama ini, yakni dua operasi pasar untuk masyarakat umum dan satu kali operasi pasar untuk pelaku UKM, pihaknya berharap harga minyak goreng di pasaran bisa stabil dan ketersediaan barang tidak mengalami kelangkaan.
Selanjutnya menghadapi puasa dan lebaran ini, pihaknya akan kembali bersurat ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, untuk melakukan pemantauan dan operasi pasar jika diperlukan.
"Kita akan bersurat ke Provinsi, biasanya akan dilihat juga kondisi di wilayah seeprti apa, biasanya nnati kalau menjelang lebaran kalau ada Opsar lagi, itu biasanya gabung sama Bulog," ucapnya.
Sementara itu, salah satu pelaku UKM di Tulungagung, Yayuk mengaku membutuhkan 20 liter minyak goreng dalam satu kali produksi kripik miliknya, dirinya merasa terbantu dengan adanya operasi pasar namun jika ketersediaan barang di pasar mengalami kelangkaan, dirinya khawatir akan mengganggu proses produksinya.
"Kalau saya sekali produksi bisa mencapai 20 liter mas, ya seminggu bisa 2 sampai 3 kali produksi kripik,"ucapnya.
Terlebih saat ini dirinya dan pelaku UKM lain di Tulungagung sudah bersiap siap untuk melakukan persiapan produksi untuk ketersediaan barang selama puasa dan lebaran.
"Nah apalagi mau puasa dan lebaran kan, ini saya juga sudah persiapan untuk itu,kalau kita maunya harga murah dan barang tidak langka, karna kalau kita pakai minyak goreng curah itu rasanya sudah beda mas,"pungkasnya. (yud)
Editor : Iman
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…
Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi, Dr. Capt. Antoni…
Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Rangkaian sesi offline program inkubasi wirausaha muda Megpreneur (Megilan Preneur) 2026 resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur…
Diduga Gasak Travo Perahu 6.000 Volt di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep, Tiga Pria Dibekuk Polisi
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pasongsongan berhasil membongkar kasus pencurian satu set travo perahu motor yang disandarkan…
Pemkab Bojonegoro Dukung Eksplorasi Migas melalui Survei Seismik 2D Lamturo
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan dukungannya terhadap rencana Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiata…
50 Ribu Pelajar SMA, SMK dan SLB Jatim Dibantu Beasiswa Afirmasi Pemprov
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi kepada 112 murid SMA, SMK, dan SLB di K…