KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Jumlah temuan kasus harian Covid-19 di Kabupaten Tulungagung terus mengalami peningkatan sejak dua minggu lalu. Rata-rata tambahan perharinya bisa mencapai 25 kasus baru.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, dengan adanya penambahan ini maka akumulasi jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung sebanyak 8.810 orang dengan jumlah kesembuhan 8.439 orang. Kemudian tercatat 285 orang meninggal, 63 orang dirawat, serta 23 orang menjalani isolasi terpusat (Isoter).
Wakil Ketua II Satgas Covid-19 Tulungagung, AKBP Handono Subiakto mengatakan, peningkatan kasus yang terjadi di Tulungagung seiring dengan penurunan prosentase kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. "Kami memastikan ada penurunan memang, tapi tidak sampai merinci prosentasenya. Itu jelas kita rasakan," ujarnya.
Menyusul dengan adanya peningkatan kasus ini, sehingga pihaknya pun kembali menggencarkan razia kedisiplinan penerapan prokes. Juga melakukan upaya terhadap penanganan kasus terkonfirmasi.
Salah satunya melakukan pengetatan tracing, treatment dan testing kepada warga yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Menurut dia, Satgas Covid-19 juga memilih opsi untuk tetap membuka kembali sejumlah lokasi Isoter yang sempat dinonaktifkan karena kasus yang melandai.
Kapolres Tulungagung ini juga menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 500 tempat tidur yang siap digunakan untuk pasien menjalani isolasi di Tulungagung. "Isolter yang ada sekarang ini sudah aktif seperti di RSDC, Rumah Sakit dan Puskesmas dan lain-lain itu ada 500 bed kurang lebih," jelasnya.
Saat ini dari jumlah tempat tidur yang disiapkan sudah 7% telah terisi. Pihaknya bakal terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi untuk menambah jumlah tempat tidur yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
"Sampai saat ini baru terisi 7 persen, nanti perkembangannya tentu akan kita pantau terus," pungkasnya. (nul)
Editor : Iman