klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kebal Virus Corona, Harga Jahe Naik Drastis Rp 35 Ribu Per Kg

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Salah satu pedagang saat memperlihatkan jahe di Pasar Gresik (Miftahul Faiz/klikjatim.com)
Salah satu pedagang saat memperlihatkan jahe di Pasar Gresik (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik--Rempah-rempah mulai diburu warga. Di antaranya rempah-rempah jenis jahe yang dipercaya bisa menjaga kekebalan tubuh dari penularan virus corona.

Selain jahe, temulawak juga dipercaya ampuh menangkal virus yang kini menjadi momok mematikan bagi warga. Lantaran banyak diburu, harga kedua komoditas tersebut kini naik di sejumlah pasar di Kabupaten Gresik.

"Harga jahe sekarang Rp 35 ribu per kilogram. Sebelumnya hanya Rp 5 ribu," kata Sumiati (47), salahsatu pedagang di pasar Kota Gresik, Kamis (5/3/2020).

[irp]

Dikatakan Sumiati, akhir-akhir ini banyak yang memburu jahe seiring dengan merebaknya virus corona. Jahe yang dijualnya setiap hari ludes diburu pembeli.

"Belinya ada yang 1 kilogram, ada juga yang 3 kilogram. Biasanya cuma bijian belinya," katanya.

Dijelaskan, harga temulawak juga naik. Namun tidak ada kenaikan signifikan seperti jahe. Harga temulawak dari Rp 5 ribu kini menjadi Rp 6 ribu. Kunyit harga sebelumnya Rp 7 ribu kini menjadi Rp 8 ribu.

"Tapi, yang banyak dicari itu jahe dan temulawak," tambah Sumiati.

[irp]

Sabilul Yusro, seorang pembeli di Pasar Kota Gresik, meyakini jahe memiliki khasiat menangkal berbagai jenis penyakit. Termasuk virus corona yang saat ini mengancam seluruh dunia.

"Kekebalan tubuh meningkat. Badan juga jadi anget dan lebih segar. Percaya tidak percaya jahe banyak khasiatnya," ungkap dia.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Gresik mengatakab, harga sejumlah rempah-rempah di pasaran masih stabil. Dia juga memastikan stok rempah-rempah yang kini diburu masyarakat masih aman.

"Tidak ada yang sampai beli dalam jumlah besar," ujarnya. (iz/mkr)

Editor :