klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah Minta Para ASN Agar Komitmen Mengikuti Hingga Akhir

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bupati Bojonegoro Anna Muawannah saat menyaksikan pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan 10 pola kemitraan Pemprov Jatim
Bupati Bojonegoro Anna Muawannah saat menyaksikan pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan 10 pola kemitraan Pemprov Jatim

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan 10 pola kemitraan Pemprov Jatim. Acara ini digelar di Ruang Angling Dharma Gedung Pemkab Bojonegoro dengan diikuti oleh 30 pejabat eselon 3.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Dasar dan Manajerial (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Nawang Ardiani mengucapkan terimaksih kepada Pemkab Bojonegoro telah memberikan kepercayaan kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur untuk menjadi mitra dalam pelatihan kompetensi para bejabat eselon 3 lingkup Pemkab Bojonegoro. 

“Kami jajaran BPSDM Provinsi Jatim di bawah pembinaaan lembaga administrasi negara (LAN) Republik Indonesia berkomitmen akan menjaga dengan sebaik-baiknya melalui penyelenggaraan pelatihan,” ucapnya Senin (7/2/2022)

Nawang menjelaskan beberapa agenda pembelajaran latihan kepemimpinan administrator yaitu agenda pemerintahan, agenda kepemimpinan kinerja, agenda manajemen kinerja dan agenda evaluasi kepemimpinan. “Diharapakan mampu melahirkan sosok ASN yang memiliki kemampuan kepimimpinan manajemen pemerintahan,” jelas Nawang.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam arahannya secara virtual mengatakan, yang paling penting adalah format materi yang disampaikan pada peserta sudah mengikuti format materi yang terbaru. Sebab, format materi lama belum maksimal terhadap wawasan ilmu pengetahuan dan tantangan kepemimpinan di dalam manajemen ASN.

Sebab, menurut Bupati Anna, penyampaian materi harus sesuai dengan era kini karena saat ini era teknologi dan ASN yang lebih professional. Tadi disampaikan BPSDM Jawa Timur, bagaimana tantangan ASN sekarang. "Saya sebagai kepala daerah juga merasakan beberapa kebijakan yang harus diselaraskan terhadap penataan organisasi, penataan kompetensi, tata laksana achievement, tata laksana punishment dan juga tata laksana rewarding juga kami merasakan,” katanya.

Bupati Anna juga menegaskan kepada para peserta untuk komitmen mengikuti hingga akhir. Dengan harapan Pemkab Bojonegoro mempunyai supporting sumber daya manusia yang nantinya bisa menggerakkan pemerintahan yang lebih baik. 

“Karena kami juga selalu dimonitor, diberikan pembinaan dan pemintaan laporan terhadap kinerja pemerintahan. Mudah-mudahan 30 peserta yang mengikuti dapat memberikan manfaat untuk bisa mengelola Bojonegoro berkelanjutan pada seterusnya. Dan juga menyumbang pemikiran, tenaga di dalam pemerintahan baik provinsi maupun daerah," tuturnya.   

Pj Kepala BKPP Bojonegoro Aan Syahbana menambahkan, penyelenggaraan kegiatan berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil, Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 19 Tahun 2015 tentang pedoman penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat III.

Dikatakan, kegiatan dalam rangka membentuk sosok kepemimpinan PNS. Khususnya pejabat eselon 3 atau pejabat administrator selaku aparatur negara. “Untuk itu, diperlukan upaya pembinaan secara berkelanjutan melalui pendidikan dan pelatihan. Dalam catatan, in service training guna memenuhi kompetensi dalam jangka panjang,” pungkasnya. (yud)

Editor :