KLIKJATIM.Com | Gresik — Beberapa hari terkahir ini di Kabupaten Gresik, memang terjadi kelangkaan minyak goreng murah setelah adanya kebijakan harga Rp14 ribu per liter. Hal tersebut dipicu karena keterbatasan kuota di beberapa toko modern. Sedangkan harga di Pasar Tradisional masih relatif mahal.
Dalam menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menggelar operasi pasar minyak rumah yang bertempat di Halaman UPT PPD Bapenda Jatim Gresik di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Jumat (4/2/2022). Warga sekitar Gresik Kota yang mengetahui kegiatan ini langsung mengantre panjang.
Operasi pasar minyak goreng (Migor) murah ini sudah disesuaikan dengan kebijakan dari Kementerian Perdagangan tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) per 1 Februari 2022.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa juga tampak hadir langsung dalam kegiatan operasi pasar kali ini. Dia mengatakan, total migor yang dijual ada 166 karton atau sekitar 2.000 liter.
Adapun syarat penebusannya harus membawa KTP.
Salah satu warga asal Kelurahan Gending, Tika mengaku senang dengan adanya operasi migor murah ini. Karena sepekan terkahir di Gresik migor murah cepat habis dan langka.
“Alhamdulillah tadi dapat dua liter dengan harga Rp25 ribu, ini juga bisa beli titipan tetangga juga bisa dibeli di sini,” ucapnya.
Pantauan di lapangan, tampak orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut juga memberikan bingkisan alat tulis dan buku kepada para anak yang mengikuti orang tuanya untuk membeli migor.
Turut hadir pula dalam kegiatan ini di antaranya Wabup Gresik, Aminatun Habibah; Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Agus Budiono; Kapolsek Gresik Kota, AKP Inggit Prasetiyanto beserta pejabat Pemprov dan Pemkab Gresik. (nul)
Editor : Redaksi