KLIKJATIM.Com | Gresik - Kelangkaan masker N95 di Kabupaten Gresik, masyarakat tidak usah panik. Seperti yang disampaikan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik saat sidak Toko Medical di Jalan Panglima Sudirman dan Apotek di Jalan RA. Kartini Selasa, (3/3/2020) sore.
"Disini habis, yang masker N95 tadi malam habis, untuk yang lainnya sekitar satu minggu habis," katanya.
Menurut Kusworo, berdasarkan keterangan apoteker pembeli banyak dari invidu yang membeli eceran. Tidak membeli boxan. Karena banyak masyarakat yang mendatangi apotek, sehingga pengaruh demain lebih tinggi dari pada suplay sampai masker habis.
[irp]
Alumni Akpol tahun 2000 itu meminta masyarakat tidak perlu khawatir, karena nanti tanggal 10 Maret akan ada drop kembali ke Apotek di Kabupaten Gresik. "Sebagai gantinya tubuh kita harus tetap jaga dan fit dalam kondisi yang baik. Oleh karenanya kita bisa konsumsi suplemen-suplemen kesehatan yang menjaga tubuh kita tetap fit dalam segala macam resiko," ujarnya.
Mantan Kapolres Jember itu menghimbau, masyarakat untuk tidak ada penimbunan masker, dan menjual dengan harga yang wajar demi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kadinkes dr. Syaifuddin Ghozali mengatakan, Corona Virus di Gresik sampai detik ini masih tahap terkendali dan terpantau. tidak ada yang dikhawatirkan untuk masyarakat.
"Kita dengan beberapa petugas survei yang ada mulai tingkat desa sampai kabupaten dan Provinsi melakukan update report setiap harinya," imbuhnya.
Upaya yang besar adalah melakukan pola hidup bersih dan menjaga kesehatan. Olahraga teratur, memakai sabun saat cuci tangan, menggunakan air bersih, dan kalau memasak hewan pastikan dalam keadaan sudah matang tidak mentah.
[irp]
Ifroh Lailatul Wasi'ah mahasiswa Gresik mengatakan sejak ramainya isu virus Corona membuat dia geleng-geleng dengan harga masker di Apotek. Semula harga per box hanya Rp 20 ribu menjadi Rp 200 ribu sampai Rp 350 ribu.
"Solanya sekarang minimal beli masker harus 20 box tidak boleh 1 box soalnya minim ketersediaan," katanya.
Najib, salah satu penjual masker mengatakan Sebelumnya dirinya biasanya menjual satu atau dua karton, tapi sejak ada isu Virus Corona naik menjadi lima karton lebih. Yang satu karton isi 40 Box. (iz/bro)
Editor : Redaksi