KLIKJATIM.Com I Sidoarjo — Perayaan Tahun Baru China atau Imlek selalu identik dengan kue keranjang atau nian gao. Kue dengan tekstur kenyal dan manis yang juga disebut tie kwe dalam dialek Hokkian ini terbuat dari tepung ketan dan gula.
Salah satu pembuatnya adalah Tok Swie Giok. Perempuan berusia 82 tahun ini merupakan produsen kue keranjang satu-satunya di Kota Delta. Menjelang perayaan Imlek seperti saat ini, ia beserta tiga anaknya terlihat sangat sibuk memenuhi pesanan.
Meja panjang di ruang tengah di rumahnya di Jalan Raden Patah Sidoarjo, penuh dengan kue keranjang. Kue-kue tersebut sudah dikemas dan siap diambil pemesannya.
"Usaha ini telah saya mulai sekitar tahun 1980 an. Saat itu, saya dibantu anak-anak menjualnya di daerah Porong," kenangnya, Jumat (28/1/2022) sore.
Kue keranjang memang kue musiman. Permintaan terbesar terjadi sepuluh hari menjelang perayaan Imlek. Dalam sehari, Tok Swie Giok mampu memproduksi lebih dari 400 buah kue keranjang. Kue berwarna cokelat itu dijualnya Rp 17 ribu per buah.
Pelanggan tidak hanya dari Sidoarjo dan sekitarnya. Namun sudah meluas hingga luar pulau. “Permintaan tidak hanya datang dari pulau Jawa, namun kue keranjang ini juga terbang ke Bali, Jakarta Sulawesi hingga Kalimantan,” ucapnya.
Tan Tek Swee, anak ketiga dari Tok Swie Giok menyampaikan, pembuatan kue keranjang ini butuh waktu yang tidak sebentar. “Bahannya dari ketan dan gula karamel. Lalu dikukus selama 4 jam. Setelah itu dijemur sekitar sepuluh menit agar uap airnya hilang,” jelasnya. Kue keranjang buatan Tok Swie Giok ini bisa tahan lama meskipun tidak menggunakan bahan pengawet. "Bisa tahan seminggu. Kalau dimasukkan kulkas bisa lebih lama lagi," imbuhnya.
Nur Hidayah, salah satu pelanggan mengatakan, kue keranjang buatan Tok Swie Giok lebih empuk dibanding yang lain. "Biasanya saya masukkan ke dalam ronde. Nikmat sekali," ujar warga Krian ini.
Meskipun berbahan dasar sederhana, tetapi menirunya tidak gampang. Apalagi soal rasa. Buktinya, sejak puluhan tahun hingga kini, di Sidoarjo tidak ada pembuat kue keranjang selain Tok Swie Giok. (yud)
Editor : Satria Nugraha
Dapat Hadiah Umrah Gratis, Tangis Haru Warga Yosowilangun Pecah di Jalan Sehat HUT ke-81 RI
KLIKJATIM.Com | Gresik – Kebahagiaan mendalam menyelimuti Siti Fatimah, warga RT 3 RW 2 Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik…
Rombak 43 Pejabat Pemkab Jember, Bupati Gus Fawait Pakai Analogi Messi-Ronaldo
KLIKJATIM.Com | Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali merestrukturisasi jajaran birokrasinya. Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait)…
Dilalap Api 13 Jam, 2 Hektare Lahan Kering di Gunung Trianggulasi Jember Terbakar
KLIKJATIM.Com | Jember – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Trianggulasi, Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten…
Dugaan Korupsi Jargas PGN Rp2,3 Triliun Diselidiki, Kejari Surabaya Bidik Dugaan Pemasangan Fiktif
Proyek pembangunan jaringan gas (jargas) sambungan rumah dengan total pagu anggaran sekitar Rp2,3 triliun tengah Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.…
Kanopi Ambruk Saat Karnaval Sound Horeg di Jember, Warga Tewas Seketika
Seorang warga berinisial S (57) meninggal dunia setelah tertimpa kanopi sebuah apotek karnaval dan parade sound horeg di Desa Wringinagung, Jember…
Balita 3 Tahun di Malang Diduga Dianiaya Ibu dan Pasangan, Pemicu Bikin Geleng Kepala
Balita 3 Tahun di Malang Diduga Dianiaya Ibu Kandung dan Pasangannya, Dua Tersangka Ditangkap MALANG — Polisi menangkap dua tersangka kasus dugaan kekerasan…