KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Pemkab Bojonegoro mencanangkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bisa dilayani di tingkat desa pada tahun ini. Saat ini, kepengurusan adminduk bisa dilakukan di kecamatan.
Ada 103 desa yang berstatus sebagai desa mandiri dicanangkan sebagai pilot project pengurusan adminduk di tingkat desa. Desa tersebut harus memiliki komputer, jaringan internet baik dan operator.
"Kita berharap masyarakat tidak lagi kesulitan dalam mengakses pelayanan administrasi kependudukan. Tahun kemarin yang telah kita lakukan, kita tingkatkan lagi. Yang semula dapat diakses di Kecamatan, sekarang bisa diakses di Desa," kata Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalam kegiatan sosialisasi sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) di Kecamatan Ngraho, Rabu (26/1/2022).
"Semoga inovasi tersebut diharapkan dapat dijalankan dengan baik dan di dukung dengan eksekusi yang baik pula dari pihak pemerintah desa. Sehingga Disdukcapil dapat masuk nominasi dinas dengan inovasi pelayanan kependudukan," tambah Anna.
Perlu diketahui, di Bojonegoro ada 103 desa berstatus desa mandiri yang akan direncanakan menjadi pilot projek pelayanan administrasi kependudukan berbasis desa. Dalam sosialisasi SIAK ini dihadiri Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, Camat Ngraho, Camat Margomulyo dan Kepala Desa se- Kecamatan Ngraho dan Kecamatan Margomulyo.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Yayan Rohman menjelaskan, di Kecamatan Ngraho dan Margomulyo masing-masing terdapat 2 Desa yang nantinya akan menjalankan aplikasi SIAK. Aplikasi ini nantinya akan digunakan di desa dan dapat diakses dengan user level yang disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan yang digunakan oleh petugas operator di desa.
Nantinya, menurut Yayan, Disdukcapil sebagai pemegang aplikasi akan memantau dan mendampingi operator desa dalam pelaksanaannya. "Tahun 2021, total 30 titik pelayanan administrasi kependudukan ada di Bojonegoro. Yaitu di Disdukcapil, MPP dan di 28 Kecamatan. Dan kita mencoba tingkat kuantitas titik pelayanan administrasi kependudukan," pungkas Yayan.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah
Eks Kadisdik Sampang Jadi Tersangka, Proyek SMP Rp7,6 Miliar Diduga Rugikan Negara Rp2,7 Miliar
KLIKJATIM.Com | Sampang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi dan p…
Presiden Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gubernur Khofifah Berharap Jadi Momentum Perkuat Soliditas
KLIKJATIM.Com | Jombang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka pergelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU)…
Selidiki Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Polda Jatim Periksa 22 Saksi
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur terus mendalami kasus terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami insiden kebakaran di perairan Laut Jawa sisi utara…
Pemusnahan Rokok Ilegal 43 Juta Batang Rokok Ilegal, Pemkot Surabaya Perluas Pengawasan ke 31 Kecamatan
Pemusnahan Rokok Ilegal 43 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkot Surabaya Perluas Pengawasan ke 31 Kecamatan…
Perempuan Mabuk Pengemudi Outlander yang Tewaskan Pekerja Ditahan Polrestabes Surabaya
lisi memastikan ENR (32), pengemudi Mitsubishi Outlander yang terlibat kecelakaan maut di Surabaya, telah ditahan. ENR sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka…
Komplotan Perampok Pecah Kaca Lintas Negara Diamankan Polresta Banyuwangi
Polresta Banyuwangi melibatkan jaringan kepolisian internasional atau Interpol untuk membongkar komplotan pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang diduga…