KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Kisah pilu 11 siswa meninggal karena menyusuri sungai di Sleman juga terjadi di Bojonegoro. Ahmad Nur Faiz (18), salah satu santri di Pondok Pesantrean Fattul Madjid kehilangan nyawa karena tenggelam dan terbawa arus sungai di Desa Ngaglik, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro.
Korban yang berdomisili warga Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro ini terseret arus saat menyeberangi sungai bersama 8 temannya, Minggu (1/3/2020) pagi. Menurut Staf BPBD Kabupaten Bojonegoro, Yudi, korban pagi itu sedang bermain menyusuri sungai bersama 8 orang rekannya.
[irp]
"Minggu pagi setelah beraktifitas di pondok, korban keluar bersama 8 temannya menyusuri sungai. Di lokasi kejadian, korban menyeberang sungai dengan delapan orang bergandengan," kata Yudi.
Namun, kata dia, saat menyeberang itu, pegangan korban lepas karena tidak kuat menahan arus sungai yang cukup deras. Korban kemudian hanyut terbawa arus sungai. Sementara rekan-rekannya sebagian berusaha menolong dengan menyusuri sungai, sebagian lainnya meminta tolong kepada warga sekitar.
[irp]
Warga sekitar turut membantu pencarian korban bersama Tim BPBD, polisi dan TNI dari Muspika Kasiman. Sementara delapan teman korban dimintai keterangan terkait peristiwa ini.
Setelah beberapa jam melakukan pencarian, korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Jasad korban kemudian divisum oleh tim medis dan aparat muspika. Setelah proses itu selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (af/mkr)
Editor : M Nur Afifullah