klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dinkes Bantah Ada Warga Ponorogo Meninggal Karena DB

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Ponorogo--Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo membantah bahwa dua warga Kabupaten Ponorogo yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono meninggal dunia karena demam berdarah (DB). 

"Kemarin itu kan memang ada laporan masuk. Tiga pasien DB meninggal dunia. Dua warga Ponorogo dan satu warga Wonogiri," kata Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Heni Lestari, Rabu (19/1/2022). 

Dia menjelaskan, dua pasien itu bukan karena demam berdarah. Tetapi karena ada penyakit komplikasi lain. 

"Sesuai diagnosa dokter spesialis itu ada komplikasi gagal ginjal dan diabet. Bukan murni karena db," terang Heni. 

Dia menyebutkan, dua pasien itu memang awal masuk ada penurunan trombosit. Dokter spesialis juga menyebutkan demikian. 

"Tetapi setelah dilakukan klarifikasi dan epidemiologi di lingkungannya bukan," tambah mantan Kepala Puskesmas Jetis ini ketika dikonfirmasi. 

Menurutnya yang meninggal dunia karena DB selama tahun 2022 belum ada. Untuk tanggal 31 Desember 2021 ada satu, pasien anak karena DB. 

"Kalau yang anak-anak itu masuknya DB memang. Tapi juga ada diarenya juga sebenarnya," urainya. 

Diberitakan sebelumnya, tiga pasien demam berdarah (DB) RSUD dr Harjono Ponorogo meninggal dunia selama awal tahun 2022. Padahal tahun 2022 baru berjalan dua pekan. 

"Sampai sekarang ada 3 yang meninggal dunia. 2 kasus terkahir didapati setelah tanggal 12 Januari. Berarti selama 2 hari terakhir ini," ujar Humas RSUD dr Harjono Ponorogo, Joko Handoko, Jumat (14/1/2022). 

Dia menjelaskan untuk yang terakhir meninggal adalah warga Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. 

"Meninggalnya hari ini tadi pukul 07.40 wib. Memang warga luar kota. Kami biasa menangani warga dari luar kota, karena kalau Slogohimo kan lebih dekat ke Ponorogo," terangnya. 

Sementara, pada tanggal 12 Januari ada satu meningga dunia warga Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Untuk pasien ini tidak hanya Demam Berdarah. 

"Tetapi juga ada komplikasi DM (diabetes militus) ya," jelas Joko saat dikonfirmasi. 

Untuk satu lainnya, Joko mengaku tidak mengetahui detail warga mana. Namun yang jelas di dalam laporan yang dia terima ada 3 pasien meninggal dunia karena DB.(mkr)

Editor :