klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Banjir Kepung Balongpanggang, Petani Berharap Tidak Gagal Panen

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Gresik AKBP Kuworo Wibowo saat memantau banjir di Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang ditemani Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus serta Kades setempat Choirul Anam. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)
Kapolres Gresik AKBP Kuworo Wibowo saat memantau banjir di Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang ditemani Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus serta Kades setempat Choirul Anam. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik—Air Kali Lamong kembali meluap ke permukiman warga sejak Rabu (26/2/2020) pagi. Sebanyak lima desa di Kecamatan Balongpanggang telah terendam banjir.

Lima desa itu yakni Desa Wotansari, Sekarputih, Karangsemanding, Banjaragung dan Pucung, semuanya masuk wilayah Kecamatan Balongpanggang. Ratusan rumah, jalan poros desa hingga areal sawah telah tergenangi air sejak Rabu pagi.

Kepala Desa Pucung Khoirul Anam mengatakan, banjir yang melanda desanya telah menggenangi permukiman warga, jalan poros desa dan sekitar 50 hektar sawah. Dia berharap banjir segera surut.

[irp]

“Sebentar lagi ini musim panen, jangan sampai terlalu lama banjirnya, khawatir gagal panen,” katanya, Rabu (26/2/2020).

Di Desa Pucung genangan air paling parah di jalan poros desa mencapai 60 cm. Kemudian, ada sebanyak 130 rumah warga ikut terendam. Namun, hanya menggenangi bagian belakang.

“Mulai pagi tadi warga sudah tidak bisa beraktifitas,” ujarnya.

Kejadian itu langsung mendapat respon aparat kepolisian. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bersama pejabat yang lain langsung mendatangi lokasi banjir. Memantau genangan air di Desa Pucung.

Kondisi banjir saat ini masih tergolong aman. Ketinggian air belum sampai menggenangi rumah warga. “Kami himbau kalau ketinggian air meningkat dan masuk ke rumah diharapkan segera ke posko banjir,” kata Kusworo.

[irp]

Kapolres menyebutkan ketinggian air di Desa Pucung menggenangi jalan setinggi 30 sentimeter, polres juga mendata banjir di lima Desa di Kecamatan Balongpanggang, Gresik ketinggian air lebih kurang 30 sentimeter, saat ini pihaknya terus melakukan monitoring dan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi berkaitan dengan daerah-daerah rawan banjir.

“Kami menghimbau kepada warga yang rumahnya terendam banjir bersedia meninggalkan tempat tinggalnya, untuk dievakuasi ke posko banjir yang telah disiapkan" pungkasnya. (iz/mkr)

Editor :