KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Anda pernah membayar pajak motor, lalu diberikan karcis parkir langganan? Anda tahu fungsinya? Sebagian besar warga Bojonegoro banyak yang belum paham kegunaan karcis langganan tersebut.
Padahal mereka telah mengantongi karcis berlangganan dengan membayar Rp 20.000. Tapi, masih saja ditarif saat parkir di sepanjang jalan di Kota Bojonegoro.
[irp]
Selasa (24/2/2020) Dinas Perhubungan Bojonegoro menggelar sosialisasi kepada warga yang parkir kendaraannya di sepanjang Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Imam Bonjol. Dalam sosialisasi itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Ado Wicaksono menyampaikan, parkir di sepanjang jalan di seluruh Kota Bojonegoro kini tak lagi ditarif alias gratis.
"Kalau kendaraan dengan plat nomor di luar Bojonegoro tetap akan dikenai tarif," kata Adi Wicaksono.
Dijelaskan Adi, digratiskannya parkir di sepanjang jalan itu karena kendaraan dengan plat nomor Bojonegoro telah membayar biaya parkir langganan Rp 40.000. Jumlah itu naik dari sebelumnya hanya Rp 20.000.
"Kalau roda empat Rp 60.000 sebelumnya hanya Rp 40.000," ungkapnya.
[irp]
Menurut Adi, biaya parkir Rp 20.000 itu ditetapkan sejak 2011 yang lalu. Pemkab Bojonegoro baru menaikkan biaya parkir berlangganan tahun 2020 ini.
"Kenaikan itu kita sesuaikan lah. Kalau dulu tahun 2011 UMK masih Rp 800 ribu, sekarang UMK sudah Rp 2 juta lebih," terangnya.
Lalu bagaimana dengan kendaraan dengan plat di luar Bojonegoro? Adi mengatakan jika kendaraan dengan plat nomor luar Bojonegoro akan dikenakan biaya parkir. Jika motor Rp 2.000 sementara untuk mobil Rp 4.000. Itu berlaku bagi seluruh parkir di sepanjang jalan Kota Bojonegoro. (af/mkr)
Editor : M Nur Afifullah