KLIKJATIM.Com | Surabaya - Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Mahdi tidak bisa menerima hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menempatkan Kabupaten Probolinggo sebagai daerah termiskin keempat di Jawa Timur. Pasalnya data tersebut diragukan.
“Kami meragukan data BPS Jatim tersebut,” ungkap Mahdi, saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (24/2/2020).
[irp]
Politisi asal PPP ini mengatakan, salah satu alasan keraguannya karena daerah tersebut sudah ada perkembangan. Misalnya dengan kemunculan beberapa desa wisata.
“Obyek wisata di Kabupaten Probolinggo semakin hari semakin banyak dan perekonomian di sana ada peningkatan, setelah munculnya desa wisata. Lalu, dari mana dasarnya BPS menyebutkan Kabupaten Probolinggo, sebagai daerah termiskin keempat di Jatim,” ungkap pria asal Probolinggo ini.
Pihaknya berharap, BPS tidak mengungkap data ke publik yang dianggap masih layak diragukan. Karena dengan data ini bisa mengendorkan semangat daerah untuk memacu pertumbuhan perekonomian di masing-masing.
“Dengan memaparkan kalau Kabupaten Probolinggo daerah termiskin nomor 4 di Jatim, maka bisa dikatakan mengendorkan semangat Kabupaten Probolinggo untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” menurutnya.
[irp]
Seperti diketahui, BPS telah menetapkan hasil statistik data kemiskinan kabupaten/kota se Jawa Timur sesuai hasil data akhir tahun 2019. Berikut data lengkapnya 10 daerah termiskin di Jatim versi BPS;
1. Kabupaten Sampang2. Kabupaten Sumenep3. Kabupaten Bangkalan4. Kabupaten Probolinggo5. Kabupaten Tuban6. Kabupaten Ngawi7. Kabupaten Pamekasan8. Kabupaten Pacitan9. Kabupaten Bondowoso10. Kabupaten Lamongan. (tryk/min)
Editor : Redaksi