KLIKJATIM.Com | Surabaya- Apa jadinya jika ,kepala gudang, satpam dan stafnya berkomplot mengincar barang milik perusahaan. Jawabanya, kedelai segudang senilai Rp 4 miliar habis tak tersisa. Kedelai itu tidak dimakan, namun dijual dan hasilnya dibagi rata untuk kebutuhan masing-masing.
[irp]
Dan yang paling menderita adalah pemilik kedelai, yakni PT Bumi Universal Makmur di Jalan Margomulyo Indah Blok G No. 12, Tandes, Surabaya. Karena barangnya hilang, pihak perusahaan melaporkan pencurian itu ke polisi. Alhasil, kini 9 orang karyawan nekat itu dijebloskan ke sel tahahan Mapolsekta tandes, Surabaya.
Kesembilan karyawan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu masing-masing satpam, kepala gudang beserta staf gudang. 7 orang di antaranya berdomisili di Surabaya, yakni Samino (40), Andry Dwi Sucahyo (39), Rudi Misdianto (28), Yusman Armandani (44), Sandra Witrianto (30) dan Angga Mardiansyah (25). Sementara dua lainnya Karyanto (55), warga asal Ngonggrot, Nganjuk serta Sumari (58), warga asal Balongbendo, Sidoarjo.
[irp]
"Seluruh pelaku membobol gudang dengan menggergaji pintu gudang dan memasukkan barang curian berupa kedelai ke dalam karung goni dengan tujuan dijual kepada orang lain," kata Kapolsek Tandes Kompol Kusminto.
Dikatakan, pihaknya terlebih dahulu menangkap Rudi dan Sandra setelah menerima laporan dari pihak perusahaan. Kedua tersangka ditangkap saat sedang memasukan kedelai di gudang ke dalam karung. Setelah dikembangkan, timnya menangkap 7 pelaku lain yang juga bekerja di gudang tersebut dengan bagian masing-masing. (lam/mkr)
Editor : Redaksi