KLIKJATIM.Com | Gresik — Pemerintah Kabupaten Gresik batal menerima anggaran pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk membiayai revitalisasi pipa Perumda Giri Tirta (PDAM).
[irp]
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Gresik Misbahul Munir.
Menurut Munir, pembiayaan pinjaman PEN batal didapat karena program tersebut untuk tahun ini, sementara pembangunan revitalisasi pipa PDAM baru jalan tahun depan.
"Nah opsinya diganti dengan pembiayaan reguler," katanya.
Pembiayaan reguler yang dimaksud munir sumbernya tetap sama dengan pembiayaan PEN, yakni pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI) yang berada dibawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Namun ada perbedaan di sisi bunganya," tuturnya.
Munir tak menampik ada bunga dari pinjaman pembiayaan reguler lebih tinggi daripada PEN, namun lebih rendah daripada pinjaman dari bank-bank konvensional.
"Nah itu programnya (berjalan) memang tahun depan," ungkapnya.
Mengenai opsi pembiayaan penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik untuk pembangun pipa PDAM, Munir menyebut hal itu berat dilakukan.
"Karena pembahasan APBD 2022 sudah final, harus merubah lagi kalau dari APBD, harus ada hutungan pendapatan yang senilai itu (pembiayaan pembangunan Pipa)," ungkapnya.
Diketahui, Pemkab Gresik baru saja mengesahkan peraturan daerah (Perda) Penyertaan modal untuk PDAM Gresik.
Total anggaran yang dicantumkan dalam ranperda tersebut mencapai 113 miliar dengan komposisi terbesar bersumber dari anggaran PEN yang memgcapai lebih dari separuh anggaran itu.
Namun belakangan, Pemkab Gresik batal mendapatkan anggaran PEN yang direncanakan itu sehingga beralih ke opsi pembiayaan reguler.
Hal itu tentu memantik kritik dari kalangan Dewan. Wakil ketua komisi dua DPRD Gresik Syahrul Munir menyebut Pemkab tidak komitmen dalam kebijakan penganggaran.
"Kita secara kelembagaan konsentrasinya mempercepat membahas ranperda itu dan menyelesaikannya kan untuk mendapatkan anggaran pinjaman PEN, nah sekarang bagaimana komitmennya," tandas politisi PKB itu. (rtn)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Polisi Kawal Persalinan Darurat di Tengah Jalan, Ibu dan Bayi Selamat Tiba di RSUD Ibnu Sina Gresik
KLIKJATIM.Com | Gresik – Kepanikan sempat menyelimuti sebuah mobil Toyota Avanza di Jalan Dr. Wahidin, Gresik, saat seorang ibu hamil mengalami kontraksi hebat …
Gubernur Khofifah Terima 152 Murid ADEM Papua Bersekolah di Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Jawa Timur sebagai barometer pendidikan nasional sekaligus mitra strategis dalam menyiapkan…
Workshop AI ISTTS-LPK CKW di Malang, Peserta Belajar Google NotebookLM hingga Sertifikasi Gemini
KLIKJATIM.Com | Malang - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) bersama LPK Cipta Kriya Wiyasa (CKW) mengawali kolaborasi dengan menggelar…
Diduga Dipicu Pembakaran Sampah, Tiga Rumah di Sumenep Hangus Dilalap Api
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu…
Sekdaprov Jatim Raih Gelar Doktor UI, Tawarkan Model PKH Produktif-Inklusif untuk Transformasi Perlindungan Sosial Indon
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono resmi meraih gelar Doktor Ilmu Kesejahteraan Sosial dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI…
Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Pihak Lain di Kasus Penyalahgunaan KTP ASN Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Kepolisian terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang menyeret seorang aparatur asn…