KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menindaklanjuti pembuatan saluran di Jalan Kedung Cowek, Kelurahan Gading, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Pembuatan saluran air ini untuk mengurangi debit air di saluran Kenjeran.
[irp]Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Erna Purnawati mengatakan, pengerjaan saluran di Jalan Kedung Cowek sudah berjalan selama empat hari ini, sejak Jumat (3/12/2021) hingga saat ini. Rencananya, pembuatan saluran tersebut memakan waktu selama dua pekan, sehingga harus menutup sebagian jalan.
Menurut Erna, pengerjaan saluran ini untuk menindaklanjuti keluhan warga di kawasan Kelurahan Gading. Sebab, di kawasan tersebut sering terjadi genangan air dan lama surutnya ketika hujan. Makanya, Pemkot Surabaya membuatkan saluran baru agar terkoneksi dengan saluran air yang mengarah ke Jembatan Suramadu.
"Pengerjaannya sudah empat hari terakhir, ini sudah 40 persen, rencananya dua minggu sudah bisa diselesaikan," kata Erna, Senin (6/12/2021).
Erna menjelaskan, dalam proses pengerjaan saluran di Jalan Kedung Cowek selama empat hari ini, tidak ada kendala yang terlalu signifikan. Meskipun sempat terhalang pipa air PDAM, akan tetapi pipa air minum tersebut sudah bisa teratasi dengan baik, sehingga pengerjaannya dapat dilanjutkan sampai beberapa hari ke depan.
"Kalau kendala, Insya Allah nggak ada. Kalau soal utilitas kan memang hal biasa, ada pipa air minum, tapi itu sudah teratasi," jelas Erna.
Pemasangan saluran air di Jalan Kedung Cowek tersebut, lanjut Erna, nantinya akan diarahkan menuju ke saluran air Jembatan Suramadu dan bermuara langsung ke laut. Sehingga, ketika terjadi genangan di kawasan Kelurahan Gading dan perkampungan di sekitarnya bisa teratasi langsung melalui saluran air tersebut.
"Karena kalau dialirkan ke arah saluran air Kenjeran, debit air tidak akan teratasi dengan baik. Sehingga kita buatkan shortcut (koneksi) agar debit air mengalir ke arah Jembatan Suramadu," ujarnya.
Akibat pembangunan saluran air di Jalan Kedung Cowek dan padatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut, akhirnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya melakukan pengalihan arus lalu lintas. Selain pengalihan arus, Dishub Surabaya juga melakukan pemasangan rambu lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan di traffic light Jalan Kedung Cowek.
Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat memastikan sudah meminta jajarannya untuk melakukan pemasangan rambu lalu lintas di Jalan Kedung Cowek dari arah Jembatan Suramadu menuju ke Jalan Nambangan. Tujuan pemasangan rambu lalu lintas itu untuk memberikan informasi jalan alternatifnya, sehingga para pengemudi yang melintas dari arah Madura menuju Surabaya, bisa melalui jalan alternatif itu.
"Sudah kami pasang tanda panah untuk mengarahkan ke Jalan Nambangan dan ada tanda peringatan pengerjaan jalan di traffic light Kedung Cowek. Akan kami pantau terus, sehingga nanti jika ada antrean panjang, maka kita alihkan menuju Jalan Nambangan. Kemudian nanti bisa lewat Merr atau Jalan Dr. Ir. H. Soekarno supaya tidak numpuk di satu titik," pungkasnya. (rtn)
Editor : Redaksi
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…
Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pengawasan bersama, kepatuhan terhadap perizinan, hingga kewajiban reklamasi dinilai menjadi sejumlah langkah penting untuk menjaga k…
Beasiswa Pelajar Tangguh PT Smelting Cetak 52 Pelajar Berprestasi di Gresik
PT Smelting terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan yang berkelanjutan. Salah satu ini…
SAGITA, Strategi PT Smelting Berantas Stunting di Gresik
PT Smelting memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik melalui Program Sahabat Gizi Kita (SAGITA).…
Komisi XI DPR RI Setujui Pengangkatan Destry Sebagai Gubernur BI
Destry Damayanti resmi mengamankan posisi sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Komisi XI DPR menetapkan Destry sebagai calon terpilih…
UTM Bangkalan Bangun Ekosistem Baru, Riset, Inovasi, dan Bisnis Bertemu di Kafe
Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mulai membangun ekosistem baru yang mempertemukan riset, inovasi, pendidikan, dan kewirausahaan.…