KLIKJATIM.Com | Surabaya - Setelah berkeliling ke sejumlah wilayah di Jatim, Dubes Mesir untuk Indonesia Ashraf Mohammed Mughoib Sultan berkunjung ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (19/11/2021) malam.
[irp]
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kedatangan Dubes Mesir ke Jatim itu yakni meninjau sejumlah pesantren salaf yang ada di Jatim agar bisa mendapatkan standarisasi dari Universitas Al Azhar, Mesir.
"Di Jatim ada pesantren salaf dengan standar ijazah tertentu yang sementara ini tidak mudah diterima di Al-Azhar. Beliau ingin melihat bagaimana proses di pesantren sehingga alumni pesantren salaf itu bisa mendapatkan standar ijazah yang bisa masuk ke Al-Azhar," jelas Khofifah.
Tidak hanya itu, kata Khofifah, Pemprov Jatim juga mendapatkan kuota untuk mengirimkan mahasiswa asal Jatim agar mendapatkan beasiswa di Al Azhar. "Mulai tahun kemarin kita sudah memberikan beasiswa untuk S2 dan mulai tahun ini Insya Allah, Desember sudah akan dikirim ke Mesir untuk bisa mengikuti perkuliahan di Al-Azhar," katanya.
Dari hasil pertemuan itu, Khofifah juga mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim dalam waktu dekat bakal mengenalkan tanaman hias asal Kota Batu ke Mesir. Pasalnya, saat ini Mesir masih melakukan impor tanaman dari India.
"Wali Kota Batu bersama Menteri Pertanian akan ke Mesir dalam rangka memperkenalkan macam-macam tanaman, khususnya tanaman hias. Tanaman hias dari Batu punya potensi untuk bisa di ekspor ke Mesir," ungkap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.
Di sisi lain, Dubes Mesir sendiri mengaku tertarik dengan kopi. Pasalnya, di sana kebutuhan kopi sangat tinggi. Pemprov Jatim sendiri juga telah mengirim sebanyak 600 ton kopi ke Mesir. Sehingga, sejumlah tim kemungkinan juga akan melakukan pendalaman sektor-sektor mana saja yang bisa dibangun kerjasama antara Jatim dan Mesir.(mkr)
Editor : Redaksi