KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Polisi menetapkan satu orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Alsintan. Adalah M yang merupakan pensiunan kasie dinas pertanian.
[irp]"M dulu kasie di dinas pertanian. Saat itu mengurus bantuan alsintan untuk gabungan kelompok tani di Ponorogo, " ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifsion Sitorus, Rabu (17/10/2021).
Dia menerangkan penetapan tersangka oleh penyidik pasa tanggal 15 November kemarin. Saat ini sudah dilakukan penahanan terhadap M.
Dia menjelaskan M merugikan negara hingga Rp 4 M. "Itu hasil audit dari lembaga yang berwenang atau auditor, " kata lulusan AKPOL 2009 ini.
Modus tersangka, kelas dia, saat itu ada dana hibah alsintan. Sumbernya dari APBD Provinsi dan APBN. Dimana dalam proses pengadaan atau pemberian hibah ini diawali dengan proposal dari kelompok tani.
"Tetapi pada akhirnya yang menerima bantuan ini tidak semua berdasarkan oleh pengajuan atau proposal yang masuk, " bebernya.
Itu artinya, pejabat yang menerima di Kabupaten Ponorogo memberikan bantuan ini tidak kepada orang yang berhak menerima. Tetapi kepada orang lain.
"Bahkan ada yang diberikan ke luar kota. Juga ada indikasi diperjualbelikan, " terangnya.
Saat ini, M adalah tersangka tunggal. Namun tidak memungkinkan ada tersangka lain.
"Tapi kita tidak mau berspekulasi, kita percayakan kepada penyidik apabila penyidik menemukan alat bukti yg cukup untuk menentukan tersangka lain tentunya kita akan menetapkan tersangka, " pungkasnya
Sebelumnya, Tahun 2021, Sat Reskrim Polres Ponorogo telah mengusut 5 kasus korupsi dengan total kerugian negara Rp 8 Miliar.
"Dari 5 kasus, jika dijumlah kerugiannya mencapai Rp 8 Miliar. Kerugian tiap kasus bervariasi. Paling tinggi Rp 4.3 Miliar paling rendah Rp 800 juta," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifson Sitorus, Jumat (29/8/2021).
Kelima kasus korupsi itu salah satunya adalah pengadaan alsintan. (rtn)
Editor : Fauzy Ahmad
Mekanik Tewas Tertimpa Konveyor Saat Kerja di Proyek Pemecah Batu Mojokerto
Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan fasilitas pemecah batu di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto…
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …