klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

21 Tahun Menyendiri di Hutan, Keluarga Sarimin Dikirimi Sembako Wartawan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sarimin bersama para wartawan Bojonegoro yang mengirim sejumlah sembako. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)
Sarimin bersama para wartawan Bojonegoro yang mengirim sejumlah sembako. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sebuah keluarga yang tinggal menyendiri sekitar 21 tahun di dalam hutan Desa Dander Kecamatan Dander  digeruduk awak media. Para wartawan yang berjumlah 14 orang memberikan sembako kepada keluarga Sarimin (82) ini, Senin (10/2/2020).

[irp]

Keluarga yang tinggal di dalam hutan ini terdiri dari 3 orang, yaitu Sarimin (82), Damih (68) dan anak tunggalnya Miko (26) yang mengalami  gangguan jiwa.

Keluarga yang tinggal di dalam hutan itu tidak memiliki tetangga satupun. Jarak rumah mereka dengan kampung sekitar 2 Km.

[irp]

Awalnya, sang anak, Miko menderita penyakit itu sejak usia 5 tahun, karena jatuh dan kepalanya terbentur batu saat bermain dengan teman sebaya. Sejak saat itu anaknya sering memukul teman sebayanya dan melempari rumah tetangga dengan batu.

Di tahun 1999, keluarga tersebut putuskan berpindah rumah yang dulunya di satu dusun banyak tetangga, akhirnya di dalam hutan yang jauh dari permukiman. Waktu itu Miko masih balita dan sekarang sudah dewasa.

Salah satu Wartawan Bojonegoro, Dian Piping mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Pres Nasional (HPN) yang ke-74 tahun, diadakan bakti sosial. Para wartawan sepakat iuran dan patungan untuk membeli sesuatu untuk keluarga yang 21 menyendiri dalam hutan. Hal ini untuk memupuk kepedulian terhadap sesama.

"Lokasinya jauh dari pemukiman warga, sekitar 2 Km tepatnya di Desa Dander Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro," ujar Dian Piping setelah lakulan kunjungan pada Senin (10/2/2020).

Hasil patungan yang sudah terkumpul berupa 10 dus air mineral, 10 dus mie instan, 1 sak pakaian bekas layak pakai, 1 kresek sarung baru dan beras 60 Kg. Semuanya kemudian diserahkan langsung kepada Sarimin dan keluarga.

[caption id="attachment_11719" align="alignnone" width="300"] Kapolres Lamongan AKBP Harun potong tumpeng peringati Hari Pers Nasional, dengan didampingi Wakapolres dan Ketua PWI Lamongan. (Achmad Bisri/klikjatim.com)[/caption]

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Harun dan PWI Lamongan mengadakan syukuran dengan potong tumpeng. Dalam rangka HPN 2020, Polisi dan wartawan diharapkan semakin sinergis.

AKBP Harun menginginkan agar hubungan antara Polri dengan insan pers terus terjalin dengan baik. Ia juga menegaskan keinginan untuk terus melanggengkan silaturahmi hubungan agar tetap terjaga.

"Yang selama ini sudah baik dan bagus harus selalu terjaga. Selain itu tujuan utama ini adalah untuk mensyukuri nikmat dan rahmat yang telah diberikan Allah," tutur AKBP Harun didampingi Wakapolres Lamongan, Kompol Dies Ferra Ningtias dan seluruh jajaran polsek yang ada di wilayah Lamongan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Lamongan, Bachtiar Febrianto berpesan kepada seluruh insan media cetak maupun online untuk meningkatkan profesionalitas jurnalistik, agar menjadi awak media yang kredibel. (af/bis/bro)

Editor :