KLIKJATIM.Com | Surabaya - DPRD Jatim mendorong Pemprov menginisiasi pendirian Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sektor industri. Dengan begitu, hal itu diharapkan bisa memaksimalkan potensi SDM maupun SDA yang ada di Jatim.
[irp]
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Amar Saifuddin mengatakan, seharusnya Pemprov Jatim mencoba meniru Kota Solo dengan mendirikan Solo Technopark, yang di dalamnya ada kesatuan utuh untuk memanfaatkan potensi yang ada di Kota Solo.
"Solo Technopark merupakan BLUD murni yang mana dibawah naungan Bappeda Jatim. Ini layak dicontoh ada BLUD yang dikelola langsung oleh Badan milik Pemkot. Saya optimis kalau berdiri, bisa dongkrak PAD," jelas politikus asal PAN, Kamis (11/11/2021).
Anggota Komisi B DPRD Jatim lainnya, Agus Dono Wibawanto menambahkan, selama ini BLUD yang dimiliki Pemprov Jatim hanyalah di sektor rumah sakit. Ke depan, lanjut politisi asal Partai Demokrat ini harus ada BLUD lainnya. Misalkan BLUD sektor industri.
"Di dalamnya, semua ada. Misalnya pelatihan untuk SDM hingga pelibatan perusahaan-perusahaan atau holding agar bisa membantu penciptaaan tenaga kerja handal. Juga ada perhatian terhadap UMKM juga menjadi titik utama juga," harap pria asal Malang ini.
Sedangkan Anggota Komisi B DPRD Jatim lainnya, Agatha Retnosari mengatakan, pihaknya berharap Pemprov Jatim mau menginisiasi hal serupa tapi tak sama persis. "Potensi daerah di Jatim tentunya berbeda di Solo. Pemprov harus petakan dulu daya dukung yang ada di Jatim itu apa aja," katanya.
Diakui oleh Agatha, banyak UPT di bawah Disnakertrans Jatim maupun UPT di OPD lainnya yang kurang maksimal untuk mendongkrak PAD maupun pengembangan calon tenaga kerja terampil. "Kalau banyak tentunya harus dimerger saja untuk peningkatan skill dengan kondisi dan perkembangan teknologi," imbuhnya.
Sekadar informasi, Komisi B DPRD Jatim yang dipimpin Wakil Ketua Komisi B, Amar Syaifuddin dan anggota komisi B lainnya melakukan kunker di Kota Solo, Jawa Tengah untuk melihat perkembangan pertumbuhan ekonomi terutama perkembangan di sektor industri. (nul)
Editor : Redaksi