klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Angka Kecelakaan Tulungagung Tertinggi Ketiga di Jawa Timur.

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Bayu Agustyan
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Bayu Agustyan

KLIKJATIM.Com |Tulungagung - Selama semester pertama tahun 2021 ini angka kecelakaan dari skala kecil hingga berat di wilayah hukum Polres Tulungagung menduduki peringkat ketiga se Jawa Timur.

[irp]

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Mohammad Bayu Agustyan mengatakan, kendati ada di peringkat ketiga se Jawa Timur dengan jumlah kasus kecelakaan sebanyak 400 kasus selama semester I namun angka fatalitas kematiannya terbilang rendah.

"Memang kita pada Semester pertama ini ada di urutan ketiga se Jawa Timur," ucapnya.

Pihaknya menyebut, angka fatalitas kecelakaan di Tulungagung ada di angka 14%.

Artinya kecelakaan yang menyebabkan kematian di wilayah hukum Polres Tulungagung bisa dibilang sangat kecil, sehingga angka fatalitasnya rendah.

"Angka fatalitasnya rendah, ada di angka 14% , artinya kecelakaan yang menyebabkan kematian di Tulungagung rendah sekali, dari angka fatalitasnya kita ada di urutan ke 31, "tuturnya.

Bayu menyebut, sejumlah faktor mempengaruhi temuan tingginya angka kecelakaan di Tulungagung, seperti kurangnya lampu penerangan di beberapa lokasi, kemudian kondisi jalan yang bergelombang hingga pengguna jalan yang tidak disiplin serta kebut kebutan.

"Ya ada yang karena kondisi jalan, ada yang karena pengguna jalan yang tidak hati hati dan lain lain,"ucapnya.

Selain giat menggelar operasi penertiban pengendara yang melanggar aturan, pihaknya juga terus melakukan analisan dan menetapkan lokasi black spot kecelakaan di Tulungagung.

Kemudian memasang papan pengumuman di lokasi black spot tersebut, dengan harapan pengguna jalan bisa lebih berhati hati saat berkendara.

"Sejauh ini blackspotnya masih ada di satu lokasi yakni di jalan Pahlawan kecamatan Kedungwaru Tulungagung, selanjutnya terus kita evaluasi,"pungkasnya.(ris)

Editor :