KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Sampai saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tulungagung masih jauh dari target herd immunity 70%. Data Satgas Covid-19 Tulungagung pun menyebutkan bahwa capaiannya masih di bawah angka 50%.
[irp]
Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat mengatakan, target dalam waktu dekat harus bisa mencapai 50%. Jika hal ini tak tercapai, maka peluang Kabupaten Tulungagung bisa bergerak menuju Level 2 penyebaran Covid-19 akan semakin berat.
Lebih rinci, dia membeberkan capaian vaksinasi Covid-19 di Tulungagung untuk tahap pertama adalah 45,22%. Sedangkan vaksinasi kedua masih di angka 21,39�n vaksinasi ketiga untuk tenaga kesehatan (nakes) 70%.
"Capaian kita sudah 42 persen lebih, memang belum sampai 50% persen seperti yang diharapkan," ujarnya Sabtu (2/10/2021) lalu.
Menurutnya, jika dalam sehari jangkauan capaian vaksinasi Covid-19 bisa 3 sampai 5% penambahannya maka tak sulit mencapai target 50%. "Saya rasa kalau dalam satu hari aktif ada penambahan 3 sampai 5 persen, sudah dalam waktu dekat ini target 50 persen tercapai," ucapnya.
Bahkan di desa yang pemerintah desanya aktif, capaian vaksinasinya sudah mencapai 70% hingga lebih. Namun di lokasi desa yang pemerintah desanya tidak aktif, capaiannya sangat rendah.
"Ada kades (kepala desa) itu yang aktif menghubungi kami melaporkan, pak hari ini 500 orang siap divaksin, ya beneran ada 500 orang. Tapi ada juga yang ndak aktif sama sekali, jadi capaiannya rendah," tuturnya.
Pihaknya pun membantah bahwa capaian vaksinasi Covid-19 rendah hanya terjadi di desa, yang secara geografis ada di wilayah pegunungan. Kata dia, di wilayah yang dataran rendah juga masih banyak kurang maksimal. Bahkan ada pula desa di wilayah pegunungan dengan capaian vaksinasi Covid-19 yang tinggi.
"Belum tentu di wilayah pegunungan capaiannya rendah. Karena itu tadi, tergantung keaktifan kepala desanya ini," lanjutnya.
Kasil juga mengaku telah membahas masalah ini dengan instansi lain untuk merumuskan cara yang dianggap efektif dalam mengatasi masalah tersebut. "Ya kita akan memaksimalkan sumber daya yang kita punya untuk mencapai 50 persen itu," pungkasnya. (nul)
Editor : Iman