klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Cair..cair! Sebanyak 179 Pedagang Kecil di Driyorejo Terima Bantuan Rp 1,2 Juta Per Orang

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Proses penyaluran bantuan tunai kepada PKL dan pemilik warung yang bertempat di Mapolsek Driyorejo. (Faiz/klikjatim.com)
Proses penyaluran bantuan tunai kepada PKL dan pemilik warung yang bertempat di Mapolsek Driyorejo. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Bantuan Tunai (BT) dari pemerintah yang disalurkan melalui Polri telah cair. Salah satunya di wilayah Kecamatan Driyorejo, Gresik.

[irp]

Sasaran penerima bantuan senilai Rp 1,2 juta kali ini adalah pedagang kaki lima dan warung. Mereka yang terdiri dari penjual bakso, penjual pentol, penjual rujak atau warung kopi ini bagian dari masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Untuk di Driyorejo, totalnya ada 179 orang tercatat sebagai penerima bantuan tersebut.

Kapolsek Driyorejo, Kompol Zunaedi  menjelaskan, sasaran penerima bantuan ini para PKL dan pemilik warung yang tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah sama sekali. Mislnya BLT DD, BST, BPNT, PKH dan lain-lain.

“Jadi tidak bisa diduplikasi, karena akan terlihat dari NIK-nya. Bagi masyarakat yang merasa didata oleh Bhabinkamtibmas, namun tidak dapat BTPKLW (Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung), berarti yang bersangkutan sudah menerima bantuan dari pemerintah,” kata Zunaedi di sela-sela memantau penyaluran bantuan yang bertempat di Mapolsek Driyorejo, Jumat (24/9/2021). 

Dia berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi pelaku usaha kecil. Serta bisa dijadikan sebagai tambahan modal usaha untuk meningkatkan perekonomian di kalangan masyarakat.

Salah satu penerima bantuan, Ayub Romadloni mengaku senang dan berterima kasih atas bantuan yang diterimanya tersebut. Diakui selama pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap usahanya. 

“Usah sepi, penghasilan juga menurun. Uang ini akan saya gunakan untuk tambahan modal usaha lagi. Semoga membawa berkah bagi bapak polisi yang sudah peduli dengan masyarakat kecil. Semoga pandemi ini segera berakhir dan perekonomian bisa normal kembali,” ucap penjual pentol keliling asal Desa Petiken. (nul)

Editor :